Banua Duathlon Challenge Kalsel 2026, Hadirkan Peserta Nasional

Perhelatan Banua Duathlon Challenge (BDC) III 2025 Kalsel. (foto: ist/brt)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID Banua Duathlon Challenge (BDC) IV Kalsel siap memacu adrenalin para atlet dengan kehadiran peserta nasional. Even tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29- 30 Agustus 2026 di Kebun Raya Banua, Banjarbaru.

Ajang olahraga yang memadukan kemampuan berlari dan bersepeda ini, menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak 120 atlet telah memastikan diri ambil bagian, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 100 peserta.

Tidak hanya itu, kuota peserta langsung terpenuhi hanya dalam dua hari sejak pendaftaran dibuka.
“Tingginya minat peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga duathlon dan triathlon di Kalsel,” ungkap Ketua Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kalimantan Selatan, Budiono, Kamis (20/8/2026).

Tidak hanya mempertandingkan BDC, rangkaian kegiatan tahun ini juga diisi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) serta BDC Running. Tiga nomor utama yang akan memeriahkan kompetisi adalah duathlon, aquathlon, dan running.

Persaingan dipastikan semakin menarik pada kategori BDC Open. “Sejumlah atlet nasional dari Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Sumatera Selatan turut ambil bagian BDC Open. Kehadiran mereka tentu membuat persaingan semakin menarik sekaligus menjadi pengalaman bagi atlet-atlet daerah,” beber Budiono.

Banua Duathlon Challenge pertama kali digelar pada 2023. Sejak awal, ajang ini telah menarik perhatian peserta dari berbagai daerah, bahkan melibatkan atlet mancanegara dari Jerman, Irlandia, Singapura, Aljazair, dan Amerika Serikat.

Pada penyelenggaraan perdana, peserta menghadapi tantangan lari 5 kilometer, bersepeda 30 kilometer, kemudian kembali berlari sejauh 5 kilometer.

BDC digagas Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel sebagai wadah kompetisi sekaligus pembinaan atlet.

Lebih dari sekadar pertandingan, sambungnya, BDC juga diarahkan untuk memperkuat konsep sport tourism. Pemilihan Kebun Raya Banua sebagai lokasi lomba menjadi bagian dari upaya menggabungkan aktivitas olahraga dengan promosi potensi wisata daerah.

“Dengan jumlah peserta yang terus bertambah serta keterlibatan atlet dari berbagai daerah, BDC diharapkan berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu melahirkan prestasi sekaligus semakin mengenalkan Kalsel sebagai salah satu destinasi sport tourism di Indonesia,” tuturnya.

Penulis/Editor: Tolah

Follow Google News Barito Post

Related posts

Pengerjaan Drainase Sudah 40 Persen, dan ditarget Selesai Sebelum Musim Penghujan

Aliansi BEM Kalsel Sampaikan 8 Tuntutan, dari Penanganan Karhutla hingga UU Perampasan Aset

Kabut Asap Menyerang, Penderita ISPA di Banjarmasin Capai 1.972 kasus