BERSIHKAN JALAN-Satgas Kebersihan Kecamatan Bansel bergerak di Jalan Kelayan B, guna membersihkan sampah plastik dan rerumputan.(foto:ist) Banjarmasin BARITO Sepanjang Jalan Kelayan B, …
adm barito post
-
-
Banjarmasin, BARITO Dalam kurun waktu tahun 2013 sampai dengan tahun 2017, tercatat 7,3% penduduk Kota Banjarmasin telah memiliki paspor Jumlah pemegang paspor …
-
Banjarmasin, BARITO Barisan Sukarelawan Pemadam Kebakaran (Balakar) 654 berduka atas meninggalnya Safari Darianoor alias H Uung dalam usia 68 tahun, Kamis (3/1/2019) …
-
KONSULTASI-Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel H Suripno Sumas saat menerima kedatangan Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru untuk konsultasi permasalahan sengketa lahan …
-
Banjarmasin. BARITO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin mengajukan 3 buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang merupakan inisiatif dari DPRD …
-
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menyerahkan sertifikat tanah hibah Pemprov Kalsel kepada Kementerian Agama setempat yang akan dimanfaatkan untuk kantor baru. Sertifikat …
-
Kedai Samsat Bergerak diluncurkan untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan pajak kendaraan bermotor. (ist/brt) Banjarmasin, BARITO – Launching Sabtu malam 6 Januari 2019 Kedai …
-
Organisasi KAKI mengambil peran penting dengan mendirikan,kantor di Kecamatan Gambut. (ist/brt) Banjarmasin, BARITO – Untuk meningkatkan eksistensi dan kualitas lembaga swadaya masyarakat (LSM) …
-
FK PPIU HK Kalsel banyak mendapatkan keluhan dari para pemilik travel perjalanan haji dan umroh terkait masalah panjangnya antrian pelaksanaan Biometrik. (ist/brt) Banjarmasin, BARITO Puluhan travel umroh yang tergabung dalam Forum Komunikasi Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umroh dan Haji Khusus (FK PPIU HK) Kalimantan Selatan keluhkan masalah terlalu panjangnya antrian pelaksanan Biometrik yang dipergunakan bagi calon jemaah haji umroh. Karena dengan panjangnya antrian pelaksanan Biometrik yang dilaksanakan PT Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel Indonesia cabang Banjarmasin tersebut akan merugikan bagi calon jemaah haji umroh melalui travel perjalanan haji umroh yang ada di banua ini. Ketua FK PPIU HK Kalsel, Saridi Salimin, mengatakan pihaknya banyak mendapatkan keluhan dari para pemilik travel perjalanan haji dan umroh terkait masalah panjangnya antrian pelaksanaan Biometrik yang diperuntukan bagi calon jemaah haji umroh. Karena ini merupakan permasalahan yang sangat krusial bagi travel perjalanan haji umroh terkait pelaksanan Biometrik, terutama bagi calon jemaah haji umroh masing-masing. Sebenarnya keluhatan travel ada dua yakni sarana dan prasarana VFS Tasheel yang belum memadai dengan keterbatasan peralatan yang dimiliki, selain itu masalah antrian ini cukup pelik jangan sampai terjadi penumpukan diawal yang mengakibatkan ketdak sabaran jemaan yang tidak pasti. Misalnya ada jemaah yang datang pukul 09.00 wita menjadi malam. “Mudahmudahan dengan kita kembalikan ke sistem bisa mengemeliner ketidak nyamanan jemaah berikutnya, sistem saat kita infud jemaah sudah ditetapkan waktunya, ini akan kita kembalikan kesana karena banyak travel yang tidak sabar dan banyak pekerjaan di kantor sehingga harus menunggu,” ujar Saridi usai rapat dengan anggotanya di Hotel Royal Jelita Banjarmasin, Kamis (3/1). Awalnya memang by waktu jadi sakarang dikembalikan dengan sistem, kalau melihat peralatan yang dimiliki PT. VFS Tasheel Indonesia cabang Banjarmasin belum mumpuni dan terkaper karena hanya ada 2 saja. “ Belum siap sepenuhnya sementara jemaah haji di Kalsel seluruhnya 25 ribu orang setiap tahunnya, sekarang hanya memiliki 2 alat minimal harus ada 5 alat dengan tenaga ahlinya,” jelasnya. Sebenarnya kalau pelaksaaan Biometrik adalah domain Kanwil Kemenag, seharusnya PT. VFS Tasheel Indonesia izin dulu kepada mereka, ini malah tidak ada izin seperti penjajah zaman sekarang. “Hari ini hadir ada 26 anggota dari 50 anggota FK PPIU HK Kalsel, hasilnya akan disampaikan kepada PT.VFS Tasheel Indonesia Banjarmasin dengan tembusan Balikpapan koordinator dan Jakarta pusat, kemungkin hasil rapat ini akan dilaksanakan minggu depan,” imbuhnya. afd
-
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina secara simbolis serahkan bantuan alat pertanian kepada beberapa dari 430 pelaku Wira Usaha Baru di Banjarmasin. (hamdani/brt) Banjarmasin, …