oleh

Ada Luka Bekas Tusukan di Dada ’Agnes’

SALON tempat ditemukannya jenazah Reisa Pebri Rosadi (38) alias Agnes di Jalan A Yani km 5,5,  Kompleks R Suprapto Stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin, kemarin.(foto: ist)

Banjarmasin, BARITO – Belum hilang kengerian warga Banua oleh kasus pembunuhan dengan kepala terpenggal di Lok Baintan Kabupaten Banjar serta pembunuhan isteri pengusaha yang digorok di dalam mobil di tepi Jalan A Yani Km 12 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, kini

temuan mayat yang diduga korban pembunuhan kembali membikin geger.

Mayat yang identitasnya belakangan diketahui bernama Reisa Pebri Rosadi (38) itu ditemukan di dalam  rumah merangkap Salon Agnes Jalan A Yani Km 5,5,  Kompleks R Suprapto, Stadion Lambung Mangkurat, Banjarmasin Selatan, Senin (26/11)  dinihari sekitar pukul 03.35 Wita.

Kondisi mayat pria gemulai yang akrab dipanggil Agnes itu, saat ditemukan, sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap dengan tubuh membengkak.  Korban masih  mengenakan baju daster warna hitam dibalut selimut warna pink.

Diduga korban sudah tewas sekitar lima hari yang lalu. Di dadanya ada bekas luka tusukan sementara di samping kasur ditemukan kumpang belati.

Ditemukannya mayat Agnes berawal dari tetangga yang curiga dengan bau busuk yang berasal rumah merangkap salon yang didiami korban.

Apalagi,  tak biasanya tirai jendela terus terbuka. Setelah diketuk tak ada jawaban dan pintu rumah ternyata tidak terkunci.  Ketika warga masuk, melihat  korban di kasur dalam kondisi telentang dan mengenakan celana dalam warna ungu.

Anggota relawan Banua Rescue bernama Alai yang ikut melakukan evakuasi mayat menduga Agnes yang rambutnya panjang  tersebut korban penganiayaan.  Selanjutnya korban dibawa ke kamar mayat RSUD Ulin guna dilakukan otopsi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada yang mengaku keluarga korban datang ke RSUD Ulin.

Pihak Inafis Polresta Banjarmasin pagi harinya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dugaan pembunuhan pengelola salon itu.  Sementara puluhan masyarakat sekitar tampak melihat dari kejauhan.

Sekitar lima anggota Inafis, dibantu jajaran Polsekta Banjarmasin Selatan, terlihat berada di bagian belakang salon yang disewa korban dari H Misran (44) selama dua tahun ini.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi mengatakan, terkait luka tusuk di dada korban, pihaknya masih menunggu  hasil otopsi tim forensik di RSUD Ulin. Sedangkan beberapa barang-barang korban masih lengkap termasuk peralatan salon.

‘Kondisi tubuh korban  sudah hitam dan ada bekas luka tusukan di bagian perut,” ujarnya didampingi Kanit Reskrim Polsek Selatan Ipda Ripandi Putrann. ndy/mr’s

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed