Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Tim Barito Putera bertekad melanjutkan tren positif saat menjamu Persis Solo pada pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027, Jumat (30/10/2026) sore di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Laskar Antasari pun membidik kemenangan keempat secara beruntun.
Modal Barito cukup menjanjikan. Tim besutan Djadjang Nurdjaman (Djanur) itu mengantongi tiga kemenangan beruntun. Catatan tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri untuk kembali mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Pertandingan ini sekaligus menjadi ujian konsistensi bagi Barito Putera sekaligus kesempatan bagi Persis untuk memutus tren negatif. Bagi skuad Seribu Sungai, kemenangan bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga momentum untuk terus merangkak naik di klasemen.
Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, menegaskan seluruh elemen tim memiliki tekad yang sama untuk menjaga momentum positif tersebut. “Semua elemen klub ingin meneruskan tren positif. Kami bertindak sebagai tuan rumah dan tentunya ingin meneruskan tradisi dengan meraih tiga poin,” ujar pelatih yang akrab disapa Djanur itu.
Di Klasemen Sementara Grup B, BARITOPOST.CO.ID – menempati peringkat kelima dengan koleksi 13 poin dari tujuh pertandingan. Sementara Persis Solo berada di posisi ketujuh dengan tujuh poin dan belum meraih kemenangan dalam lima laga terakhir.
Meski Unggul Secara Statistik, BARITOPOST.CO.ID – pantang lengah. Djanur menilai Persis tetap berbahaya karena diperkuat sejumlah pemain berpengalaman yang pernah merasakan persaingan Liga 1.
Pergantian pelatih di kubu Persis juga menjadi perhatian khusus.
Menurut Djanur, kehadiran pelatih asing baru berpotensi meningkatkan motivasi dan memberikan perubahan dalam permainan tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut.
Karena itu, Laskar Antasari dituntut tampil disiplin dan tidak memberikan ruang bagi tim tamu untuk bangkit. Apalagi, Persis diprediksi datang dengan motivasi tinggi untuk mengakhiri rentetan hasil negatif.
Dari sisi permainan, Djanur juga menyoroti pekerjaan rumah timnya. Meski mampu meraih kemenangan beruntun, variasi serangan Barito dinilai masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menciptakan peluang melalui permainan terbuka atau open play.
Selama ini, gol-gol Barito Putera lebih banyak lahir dari situasi bola mati, seperti tendangan bebas dan sepak pojok. Evaluasi tersebut telah dilakukan dalam latihan agar Laskar Antasari memiliki lebih banyak pilihan untuk membongkar pertahanan lawan.
Di kubu seberang, Karteker Persis Solo, Dedy Gusmawan juga telah menyiapkan antisipasi terhadap kekuatan tuan rumah, khususnya ancaman dari situasi bola mati.
Bahkan timnya telah menganalisis sejumlah pertandingan Laskar Antasari untuk merancang strategi menghadapi tuan rumah.
“Kita lihat Barito Putera dari beberapa golnya unggul dari set piece. Kita sudah mengantisipasi dan berharap instruksi dijalankan dengan disiplin. Namun, kami juga mewaspadai serangan open play mereka,” kata Dedy.
Persis dipastikan belum bisa diperkuat gelandang Ollie Leeming yang masih dibekap cedera. “Semoga pemain lainnya berada dalam kondisi siap untuk menghadapi Barito Putera,” ucapnya.
Penulis/Editor: Tolah
Follow Google News Barito Post