Urai Kemacetan, Ferry Penyeberangan bakal jadi Alternatif

SONY DSC

Banjarmasin, BARITO – Antisipasi dan mengurai kemacetan akibat ditutupnya Jembatan Alalak nanti. Pemko Banjarmasin bekerjasama dengan swasta mewacanakan dermaga dan ferry penyeberangan tidak jauh dari lokasi proyeksi.

Hal itu dikatakan Kadis Perhubungan Kota Banjarmasin, Ikhwan Noor Chalik saat ditemui di Balai Kota Banjarmasin, Senin (25/3). Ikhwan menyatakan, rencananya armada penyeberangan transfortasi air tersebut dioperasikan di lima titik.

“Sementara ini alternatif guna mengurai kemacetan jalan, Dishub merencanakan Ferry penyeberangan,” katanya.

Ikhwan melanjutkan, saat ini pihaknya masih mencari pihak swasta yang mau diajak kerjasama membuat alat transfortasi air itu. Ia juga menawarkan kepada masyarakat yang berminat menjalankan Ferry itu, bisa saja menghubungi pihaknya.

“Kami masih mencari pengusaha atau investor  yang mau bekerjasama membuat penyeberangan Ferry itu sementara proyeksi pembangunan Jembatan Alalak,” tuturnya.

Ikhwan menambahkan lagi, Izin dermaga ini nantinya cukup di pemda masing masing. Misalnya daerah Batola ke pemkab Batola, kemudian di Banjarmasin ke Pemko Banjarmasin dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.

“Soal tarif penyeberangan nanti itu kewenangan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan. Kalau perizinannya masing-masing daerah,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga fokus dalam pengaturan lalu lintas dimana Dishub akan mengerahkan tim sebanyak mungkin guna mengurai kemacetan. Rawan kemacetan dan tertumpuknya motor ada di Jalan Cemara.

“Kami juga fokus dalam pengaturan lalu lintas terutama di Jalan Cemara,” bebernya. dan

Related posts

Pemprov Kalsel Raih 13 Kali WTP, BPK RI Temukan Permasalahan Pemungutan Retribusi dan Pemanfaatan Aset

Warga Kuin Utara Banjarmasin Keluhkan Rencana Rehab Titian Gang Amanah

Perkuat Cinta Rupiah, BI Kalsel dan AL Sasar 5 Pulau Terluar, Ini Respon Supian HK