Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Universitas PGRI Kalimantan sukses menyelenggarakan prosesi Yudisium Sarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026.
Acara berlangsung khidmat di Auditorium Universitas PGRI Kalimantan pada Kamis (24/9/2026), diikuti oleh 311 peserta dari dua fakultas utama.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 284 peserta berasal dari Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH), 27 peserta lainnya dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST).
Baca Juga:
Peserta dari FSH mencakup enam program studi, dengan rincian Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar sebanyak 212 orang, Pendidikan Bahasa Inggris 20 orang, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 17 orang.
Kemudian Pendidikan Seni Tari 15 orang, serta masing-masing 10 orang dari Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi.
Seluruh peserta dari FST berasal dari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi sebanyak 27 orang.
Dalam yudisium kali ini, sejumlah mahasiswa berhasil menorehkan prestasi akademik yang membanggakan. Penghargaan lulusan terbaik dari FSH diraih oleh Aviliani dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93.
Disusul oleh Najwatul Halwa dari Pendidikan Biologi (IPK 3,91), Albi Nugraha dari Pendidikan Bahasa Inggris (IPK 3,85), Alifia Azahra dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IPK 3,83), Salasiah dari Pendidikan Matematika (IPK 3,83), serta Benny Yusminda dari Pendidikan Seni Tari (IPK 3,74).
Baca Juga:
Sementara itu, predikat IPK tertinggi dari FST diraih oleh Muhammad Amin dengan perolehan 3,75.
Dekan FST, Akhmad Syarwani, SKom, MPd, menyampaikan apresiasi atas pencapaian para sarjana baru di fakulatasnya. Ia menyebutkan bahwa sebanyak 24 orang berhasil menyelesaikan studi tepat dalam waktu delapan semester, sedangkan tiga lainnya menempuh waktu lebih dari delapan semester dengan rentang IPK antara 3,19 hingga 3,75.
“Kami mengajak para alumni untuk turut memperkenalkan Universitas PGRI Kalimantan di daerah asal masing-masing, sekaligus menyampaikan terima kasih kepada PPLP PT PGRI Banjarmasin atas dukungan pengembangan fakultas, termasuk penambahan tiga dosen baru,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Dekan FSH, Dr. Hj. Ida Rusdiana, M.Pd., menyampaikan selamat kepada 284 peserta yudisium yang berasal dari program reguler maupun jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Ia mencermati keberagaman asal daerah para lulusan yang datang dari berbagai wilayah, mulai dari pelosok Kalimantan, Papua, hingga Kota Malang, Jawa Timur.
Baca Juga:
Para lulusan diharapkan mampu menjaga nama baik almamater, bekerja secara profesional, serta mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk pengabdian kepada masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dan karakter religius.
“Para alumni kami harapkan tetap menjaga silaturahmi dengan kampus melalui Ikatan Keluarga Alumni,” katanya.
Sementara itu, Ketua Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP PT PGRI) Banjarmasin, Drs. H. Dahri, M.M., memberikan ucapan selamat kepada seluruh sarjana baru dan mengapresiasi kerja keras jajaran dosen, tenaga kependidikan, serta panitia penyelenggara. Ia berpesan agar para lulusan terus mempertahankan prestasi akademik dan aktif mengembangkan diri di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Dahri juga mengungkapkan bahwa Senat Universitas telah mengusulkan perubahan nama FSH menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) agar identitasnya semakin selaras dengan karakter program studi yang dikelola.
Usulan tersebut saat ini masih menunggu keputusan resmi dari PPLP PT PGRI Banjarmasin. Di akhir sambutannya, ia turut memaparkan perkembangan kelembagaan universitas yang kini menaungi 12 program studi, termasuk di dalamnya Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Follow Google News Barito Post