Turunnya Malaikat pada Malam Kemuliaan

Turunnya Malaikat pada Malam Kemuliaan

BARITOPOST.CO.ID – Bulan suci Ramadan selalu membawa berbagai keistimewaan bagi umat Muslim. Salah satu peristiwa paling agung dalam Islam yang terjadi di bulan ini adalah turunnya malam yang penuh kemuliaan, yaitu Lailatul Qadar. Keistimewaan malam tersebut dijelaskan secara langsung dalam Surah Al-Qadr, sebuah surah pendek dalam Al-Quran yang sarat dengan pesan spiritual.

Baca Juga: Masjidil Haram Siapkan 12 Unit Mobil Tahallul Gratis Selama Ramadan

Surah Al-Qadr hanya terdiri dari lima ayat, namun kandungannya menjelaskan peristiwa besar yang menjadi titik awal turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad. Karena itu, memahami makna Surah Al-Qadr menjadi penting, terutama ketika umat Islam memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, waktu yang diyakini memiliki peluang besar terjadinya Lailatul Qadar.

Berikut penjelasan makna dan pesan besar yang terkandung dalam Surah Al-Qadr.

Surah Al-Qadr merupakan surah ke-97 dalam Al-Quran. Surah ini menjelaskan bahwa kitab suci Al-Quran pertama kali diturunkan pada malam Lailatul Qadar. Peristiwa ini menjadi tonggak awal penyampaian wahyu sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Baca Juga: Masjidil Haram Siapkan 12 Unit Mobil Tahallul Gratis Selama Ramadan

Dalam tafsir para ulama, disebutkan bahwa Al-Quran diturunkan pada malam tersebut sebagai tanda dimulainya era petunjuk ilahi bagi manusia. Setelah itu, wahyu disampaikan secara bertahap kepada Nabi Muhammad selama sekitar 23 tahun sesuai dengan situasi dan kebutuhan umat.

Makna ini menunjukkan bahwa Surah Al-Qadr bukan sekadar menceritakan sebuah malam istimewa, tetapi juga menegaskan pentingnya Al-Quran sebagai pedoman hidup manusia.

Ayat berikutnya dalam Surah Al-Qadr menjelaskan bahwa pada malam tersebut para malaikat turun ke bumi dengan izin Allah untuk membawa berbagai urusan.

Baca Juga: Masjidil Haram Siapkan 12 Unit Mobil Tahallul Gratis Selama Ramadan

Para ulama menafsirkan bahwa turunnya malaikat pada malam Lailatul Qadar membawa rahmat, keberkahan, serta ketentraman bagi orang-orang yang beribadah. Kehadiran malaikat juga menunjukkan betapa agungnya malam tersebut dalam pandangan Allah.

Karena itu, banyak umat Muslim memanfaatkan malam tersebut untuk beribadah secara maksimal, termasuk melakukan i’tikaf di masjid dan memperbanyak doa.

Related posts

Hari Ini Mulai Fase Kepulangan Jemaah Haji Indonesia

Kualitas Penyelenggaraan Haji 2026 Lebih Baik

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah