Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

Rayakan Kebersamaan di Momen Idul Fitri 2026

BARITOPOST.CO.ID – Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Perayaan ini menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan dan menjadi ajang untuk bersilaturahmi serta saling memaafkan. Di Indonesia, Idul Fitri sering disebut sebagai Lebaran dan dirayakan dengan berbagai tradisi khas yang penuh makna.

Baca Juga: Masjidil Haram Siapkan 12 Unit Mobil Tahallul Gratis Selama Ramadan

Hari Raya Idul Fitri 2026 atau 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 (versi Muhammadiyah) atau Sabtu, 21 Maret 2026 (versi Pemerintah/Menunggu Sidang Isbat). Dihitung dari Rabu, 11 Maret 2026, Lebaran tinggal 9 hingga 10 hari lagi menuju hari kemenangan

Indonesia memiliki berbagai tradisi khas yang dilakukan dalam menyambut dan merayakan Idul Fitri, di antaranya:

  1. Takbiran Malam Lebaran

Takbiran dilakukan pada malam sebelum Idul Fitri sebagai bentuk syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadhan. Umat Islam mengumandangkan takbir di masjid-masjid, mushola, dan diiringi pawai obor di beberapa daerah.

  1. Shalat Idul Fitri

Pada pagi hari, umat Islam berbondong-bondong menuju masjid atau lapangan terbuka untuk melaksanakan shalat Idul Fitri secara berjamaah. Shalat ini diikuti dengan khutbah yang mengingatkan tentang pentingnya bersyukur dan saling memaafkan.

Baca Juga: Masjidil Haram Siapkan 12 Unit Mobil Tahallul Gratis Selama Ramadan

  1. Mudik Lebaran

Mudik atau pulang kampung menjadi tradisi penting bagi masyarakat Indonesia. Banyak perantau kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Hal ini menciptakan momen berkumpul yang penuh kehangatan.

  1. Silaturahmi dan Saling Memaafkan

Idul Fitri menjadi waktu yang tepat untuk bersilaturahmi dan meminta maaf kepada keluarga, kerabat, serta teman. Tradisi sungkeman, terutama di kalangan masyarakat Jawa, masih dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua.

  1. Menikmati Hidangan Khas Lebaran

Lebaran identik dengan berbagai hidangan lezat seperti ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng ati, dan kue kering seperti nastar dan kastengel. Makanan ini menjadi simbol keberkahan dan kebersamaan dalam perayaan Idul Fitri.

Baca Juga: Masjidil Haram Siapkan 12 Unit Mobil Tahallul Gratis Selama Ramadan

  1. Memberikan Zakat Fitrah

Sebelum Idul Fitri, umat Islam diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah. Zakat ini bertujuan untuk menyucikan diri setelah menjalani ibadah puasa dan membantu kaum dhuafa agar mereka juga bisa merayakan Lebaran dengan layak.

Baca Juga: Masjidil Haram Siapkan 12 Unit Mobil Tahallul Gratis Selama Ramadan

  1. Amplop THR atau ‘Angpao Lebaran’

Tradisi memberikan uang dalam amplop kepada anak-anak atau anggota keluarga yang lebih muda menjadi salah satu kebahagiaan tersendiri saat Lebaran.

Related posts

Ini Tata Cara Melempar Jumrah

Tembus 45 Derajat Celsius Suhu di Arafah, Hindari Paparan Matahari Langsung

Doa Ketika Wukuf di Padang Arafah