Serap Aspirasi di Kantor DPD RI Perwakilan Kalsel, Sekolah Rakyat jadi Perhatian Habib Zakaria Bahasyim

by adm barito post
0 comments 3 minutes read

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Penyerapan aspirasi Anggota Komite III DPD RI Habib Zakaria Bahasyim berlangsung di Kantor DPD RI Kalsel Jalan Gatot Subroto Banjarmasin, pada Senin (19/10/2026) pagi.

Baca Juga: Polsek Banjarmasin Barat Ungkap Peredaran Sabu di Kuin Selatan, Pria 40 Tahun Diamankan

Aspirasi yang disampaikan pemanfaatan data tunggal sosial dan ekonomi nasional dalam penyaluran bantuan pendidikan dan kesehatan.

Hadir Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel Fahran dan Kabid Dinsos Kota Banjarmasin Hj Nurhayani didampingi Kepala Kantor DPD RI Perwakilan Kalsel Andrian Teguh Budi Utomo.

Habib Zakaria Bahasyim mengapresiasi program pemerintah dan Komite III DPD RI telah mengusulkan sekolah gratis mulai TK hingga S-1. “Pemerintah harus konsisten serius terhadap program sekolah gratis sebab mampu mengurangi kemiskinan sektor pendidikan, terutama pendanaan. Jika daerah tidak mampu maka pusat harus menyiapkan dana, seperti pembelian lahan (ada aset lahan Provinsi Kalsel, tapi tidak sesuai, sehingga tidak tepat untuk pembangunan sekolah). Ya secara otomatis lebih baik membeli lahan baru yang refresentatif sehingga dapat dimaksimalkan sekolah rakyat,” ucap Anggota Komite III DPD RI Habib Zakaria Bahasyim.

Baca Juga: Polsek Banjarmasin Barat Ungkap Peredaran Sabu di Kuin Selatan, Pria 40 Tahun Diamankan

Untuk itu, Ia berharap, Sekolah Rakyat yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto menjadi perhatian penting bagi Kalsel, dan masyarakat banua.

Selain itu, Habib Zakaria Bahasyim juga mengapresiasi langkah Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin untuk selalu memperbaharui data penerima bantuan sosial, sehingga masyarakat mudah mendapatkan bantuan. “Masyarakat penerima bantuan harus memahami pembaruan data ini, jika ada KTP atau NIK dipakai untuk cicil mobil, dan terdeteksi, sehingga kategori penerima bantuan orang mampu (padahal sebenarnya mereka berhak menerima/kategori tak mampu/mereka bisa menyanggah data diaplikasi),” tuturnya.

Baca Juga: Polsek Banjarmasin Barat Ungkap Peredaran Sabu di Kuin Selatan, Pria 40 Tahun Diamankan

Ia melihat berbagai negara maju seperti Finlandia, sekolah dan jaminan kesehatan gratis bagi warganya. “Memang sumber daya manusia (SDM) rendah di Indonesia. Biaya kuliah tidak terjangkau masyarakat. Kami sudah mengusulkan sekolah gratis sampai sarjana,” jelasnya.

H Farhan Kadis Sosial Kalsel dan Habib Zakaria Bahasyim Anggota DPD RI

Di Kalsel, lanjutnya, sekolah masih memungut dana untuk sekolah, dan tidak betul-betul gratis. “Kami ingin sekolah rakyat betul-betul terkelola dengan baik,” bebernya.

Kepala Dinsos Kalsel Farhan memaparkan keberadaan Sekolah Rakyat (SR). “Kota Banjarbaru luas lahan 9,46 hektar (sudah dilaksanakan  MPLS dan proses belajar mengajar 270 siswa yakni 60 siswa SD, 120 siswa SMPN, 90 siswa SMA),” ujarnya.

Baca Juga: Polsek Banjarmasin Barat Ungkap Peredaran Sabu di Kuin Selatan, Pria 40 Tahun Diamankan

Lalu, sambungnya, Barito Kuala luas lahan 6,7 hektar (sudah dilaksanakan MPLS dan proses belajar mengajar 253 siswa yakni 25 siswa SD, 111 siswa SMP, 117 siswa SMA). “Untuk Tanah Bumbu sudah dlaksanakan MPLS dan proses belajar mengajar 270 siswa yakni 270 siswa yakni 90 siswa SD, 90 siswa SMP, 90 siswa SMA,” tambahnya.

Kepala Kantor DPD RI Kalsel Andrian Teguh Budi Utomo mengapresiasi aspirasi yang disalurkan melalui kantor DPD RI, dan pihaknya yakni semua aspirasi akan dimasukkan dalam reses anggota DPD RI asal Kalsel. “Kita apresiasi serapan aspirasi di kantor DPD RI Perwakilan Kalsel,” imbuhnya.

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar