oleh

Ratusan Anggota  Polda Kalsel dan Polres Diambil Sampel Darah untuk Donor Plasma Konvalesen

Banjarmasin, BARITO – Ratusan anggota Polda Kalsel dan Polres jajaran   penyintas Covid-19  diambil sampel darahnya oleh petugas kesehatan dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Banjarmasin, di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel, Jumat (19/2/2021).

Sampel-sampel darah itu kemudian dikumpulkan dalam vacutainer untuk dianalisa di laboratorium UTD PMI Banjarmasin.

Mereka merupakan calon pendonor plasma konvalesen.

Jika hasil uji laboratorium memenuhi kriteria yang ditentukan, maka para anggota Polri akan menjadi pendonor plasma konvalesen.

Pelaksanaan pengambilan sampel darah langsung dipantau  Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Ubaidillah.

Kombes Pol Ubaidillah mentargetkan, 150 Anggota Polri di Polda Kalsel dan Polres jajaran calon pendonor plasma konvalesen yang diambil sampel darahnya pada kegiatan kali ini.

Ia mengakui, memang tidak semua calon pendonor bisa terklasifikasi sebagai pendonor plasma konvalesen.

Pasalnya, salah satu kriteria yang diperlukan untuk menjadi pendonor plasma komvalesen yaitu masih tingginya kadar antibodi Covid-19 yang ada dalam darah.

“Nanti tergantung, sekarang pengambilan sampel, tergantung dalam darah penyintas ini apakah antibodinya masih tinggi. Kita target kan sekitar 150 orang,” kata Kombes Pol Ubaidillah kepada wartawan usai acara.

Menurutnya kegiatan serupa bekerjasama dengan PMI juga sudah dilakukan di sebagian polres jajaran Polda Kalsel sebelumnya.

Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi berapa banyak anggota Polri penyintas Covid-19 di Polda Kalsel dan Polres Jajaran yang bisa menjadi pendonor plasma konvalesen.

“Tujuan utama kami sebenarnya untuk membantu masyarakat. Jadi anggota Polri yang sudah pernah kena Covid-19 diharapkan bisa membantu masyarakat yang saat ini masih terkena Covid-19 dengan cara memberikan sebagian darahnya dalam bentuk donor plasma konvalesen,” ungkapnya. Sebelumnya, Kepala UTD PMI Banjarmasin dr Aulia Ramadhan Supit mengatakan, permintaan atas plasma konvalesen dari para pasien penderita Covid-19 di Kota Banjarmasin dan sekitarnya terus meningkat dari waktu ke waktu.

Ia memperkirakan peningkatan permintaan tersebut disebabkan cukup banyaknya pengalaman pasien Covid-19 yang mengalami perbaikan kondisi setelah menerima terapi plasma konvalesen.

Selain itu, sambungnya hasil riset Litbangkes Kemenkes RI juga  menunjukkan pola data yang sama terkait rasio efektivitas terapi plasma konvalesen terhadap pasien-pasien penderita Covid-19.

Editor: Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed