oleh

Polresta Gelar Simulasi Pencoblosan dengan Prosedur  Protokol Kesehatan

Banjarmasin,  BARITO – Jajaran Polresta Banjarmasin bersama KPU serta Bawaslu setempat menggelar simulasi pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Sabtu (5/12/2020) pagi di Lapangan Kamboja atau Jalan H Anang Adenansi Banjarmasin Tengah. Simulasi dengan jumlah TPS  1.199 dan 2.398 serta  438 personil Polri

Di masa pandemi Covid-19 ini aparat lebih ditekankan pada prosedur pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes), di Tempat Pemungutan Suara (TPS)  juga masing-masing dijaga dua orang Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Dipimpin Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan dan disaksikan Ketua KPU setempat,  dimulai dari kedatangan pemilih wajib disemprot pakai disinfektan.

Kemudian pemilih wajib menjalani 3M,  yaitu Mencuci Tangan pakai sabun air mengalir.  Kemudian Menjaga Jarak satu meter hingga menghindari kerumunan. Di TPS tidak boleh ada kerumunan, atau hanya 30 persen di tenda itu selain petugas KPPS.

“Apabila ditemukan pemilih dengan suhu tubuh 37, 3 maka akan dipisahkan tempat duduk dan bilik suara yang telah disediakan pihak KPU,”sebut Rachmat.

Kapolresta menyatakan,  pilkada tahun ini berbeda dengan sebelumnya karena para petugas KPPS, personel pengamanan dari TNI-Polri serta Linmas dimasing-masing TPS akan berkerja dengan Alat Pelindung Diri (APD).

“Jadi di TPS petugas  pakai masker, penutup wajah dan sarung tangan serta sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan Covid-19,”ucapnya.

Dijelaskan  Kapolresta Banjarmasin bahwa nanti pihaknya bersama petugas Linmas akan melakukan upaya persuasif. Yakni dengan mengimbau kepada saksi agar mengajukan keberatan tersebut di tingkat PPK. Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya kerumunan massa di TPS.

“Saat pemungutan suara nanti, apabila ditemukan adanya gangguan kamtibmas terhadap pelaksanaan pemungutan suara, maka kami tidak segan-segan untuk melakukan tindakan Kepolisian yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, ” tegas Rachmat Hendrawan

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember nanti dan jangan lupa selalu patuhi protokol kesehatan.

Ketua KPU Kota Banjarmasin Rachmiyati Wahdah menambahkan,  besok sudah masa tenang,  karena itu kepada paslon dapat mentaati aturan.  Kemudian mereka diminta bijaksana terhadap hasil pilkada.

Dengam demikian pelaksanaan diharapkan pilkada sejuk damai dan aman dari wabah virus Corona. “Jangan segam dan ragu datang ke TPS berikan hak suara agar dapat menentukan pemimpin Kota Banjarmasin dan gubernur.  Sebab pencoblosan mesti sesuai Prokes, “ingatnya.

Terkait pencoblosan kepada pihak KPPS dan pengamanan 9 Desember 2020 juga disesuaikan. Dari segi waktu diminta datang sesuai undangan,  dari pukul 07.00.-12.00 Wita.

“Jadi pemilih sudah ditentukan waktunya dari nomor urut 01-50 pukul 07.00-08.00 Wita.  Kalau tidak bisa maka dapat diajukan kapan bisanya datang sebelum pukul 12.00 Wita,”pungkasnya usai menyaksikan Deklarasi Damai empat Paslon pilkada.

Penulis: Arsuma
Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed