Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID –
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan memaparkan capaian kinerja operasional jajaran Polda Kalsel selama Triwulan (TW) II Tahun 2026 dalam Rapat Gelar Operasional (GO) dan Pembinaan Triwulan II Tahun 2026 yang membandingkan hasil pelaksanaan dengan Triwulan I Tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Rupatama Polda Kalsel, Senin (3/8/2026), menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi pengamanan untuk menghadapi tantangan pada semester kedua tahun ini. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Dr H Supian HK, SH, MH, didampingi anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Ahmad Syarwani.
Dalam paparannya, Kapolda menyampaikan sejumlah indikator kinerja yang menunjukkan perkembangan positif. Beberapa capaian yang menjadi sorotan antara lain penurunan angka kriminalitas di sejumlah wilayah, meningkatnya kegiatan preemtif dan preventif melalui patroli rutin, penguatan peran Bhabinkamtibmas serta pelaksanaan berbagai operasi kepolisian yang dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain keberhasilan tersebut, evaluasi juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih memerlukan perhatian serius, termasuk penanganan kejahatan jalanan, peredaran narkotika, serta gangguan keamanan di kawasan yang tergolong rawan.
Paparan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK. Menurutnya, berbagai capaian yang diraih Polda Kalsel menunjukkan kerja keras seluruh personel dalam menjaga situasi keamanan sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.
“DPRD Kalimantan Selatan mengapresiasi capaian kinerja Polda Kalsel di Triwulan II 2026,” ujar Supian HK.
Ia menilai keberhasilan menekan angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), disertai berbagai program preventif yang terus digencarkan, merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Politisi senior Partai Golkar tersebut juga menekankan pentingnya rapat gelar operasional sebagai sarana evaluasi untuk memperbaiki berbagai aspek pelaksanaan tugas kepolisian ke depan.
Menurutnya, sinergi antara DPRD, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan Polda Kalsel harus terus diperkuat, terutama dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Dari hasil paparan tadi, kami melihat masih ada beberapa tantangan, seperti kejahatan jalanan, narkoba dan gangguan kamtibmas di daerah rawan,” katanya.
Karena itu, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, lanjut Supian HK, siap memberikan dukungan melalui fungsi anggaran maupun pengawasan agar program-program prioritas Polda Kalsel dapat berjalan secara optimal.
Dukungan tersebut meliputi peningkatan sarana dan prasarana kepolisian, penguatan kualitas sumber daya manusia, hingga pelaksanaan kegiatan pembinaan masyarakat sebagai upaya pencegahan tindak kriminal sejak dini.
Supian HK berharap hasil evaluasi dalam Gelar Operasional Triwulan II ini dapat menjadi dasar penyusunan program kerja Triwulan III dan IV Tahun 2026, sehingga upaya menjaga keamanan dapat semakin efektif dan berkelanjutan.
“DPRD Kalimantan Selatan berkomitmen menjadi mitra strategis Polda Kalsel. Keamanan yang terjaga adalah kunci agar investasi dan pembangunan di Banua berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Editor/* : Sophan Sopiandi
Follow Google News Barito Post