Perkuat Tata Kelola, APERSI BusinessVersity ‘Upgrade Skill Naikan Omzet Bangun Tim Juara’ di Banjarbaru

elaran APERSI BusinessVersity bertajuk ‘Upgrade Skill Naikan Omzet Bangun Tim Juara’ di Hotel Grand Maya by ARTOTEL Banjarbaru

Banjarbaru, BARITOPOST.CO.ID – Gelaran APERSI BusinessVersity bertajuk ‘Upgrade Skill Naikan Omzet Bangun Tim Juara’ di Hotel Grand Maya by ARTOTEL Banjarbaru, berlangsung selama 2 hari yakni 11-12 September 2026.

Baca Juga: Laka Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Sungai Tabuk, Satu Pengendara Tewas Dua Luka

Hal ini mendorong para pengembang di Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak hanya berorientasi pada pembangunan rumah, tetapi juga memperkuat tata kelola bisnis agar usaha dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Demikian Ketua Umum DPP APERSI, Deddy Indrasetiawan pada Jumat (11/9/2026). “Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) memastikan kebutuhan masyarakat terhadap hunian masih tinggi sehingga pengembang diharapkan tetap mengambil bagian dalam penyediaan rumah rakyat,” ujar Deddy Indrasetiawan.

Baca Juga: Laka Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Sungai Tabuk, Satu Pengendara Tewas Dua Luka

Menurutnya, kenaikan harga pokok pembangunan (HPP) menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pengembang. Meski demikian, APERSI tetap mendorong anggota, khususnya di Kalsel, untuk terus membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“HPP bangunan terus mengalami kenaikan. Namun, kami di DPP tetap meminta teman-teman di DPD Kalsel untuk terus membangun perumahan, khususnya bagi MBR, karena sampai hari ini masih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah,” ucap Deddy.

Ia juga mengajak para pengembang untuk tidak semata-mata mengejar keuntungan. Dalam kondisi tertentu, pengembang dapat menekan margin keuntungan sebagai bentuk kontribusi terhadap penyediaan hunian bagi masyarakat.

Baca Juga: Laka Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Sungai Tabuk, Satu Pengendara Tewas Dua Luka

“Saya mengimbau seluruh anggota APERSI Kalsel agar kita bisa berbagi, salah satunya dengan mengurangi profit. Kita anggap itu sebagai bagian dari partisipasi dalam membangun rumah rakyat, sehingga masyarakat Indonesia bisa semakin sejahtera,” ujarnya.

Selain persoalan pembangunan, Deddy menekankan pentingnya perubahan pola pikir pengembang dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, developer harus mulai membangun perusahaan yang memiliki sistem dan visi jangka panjang, bukan hanya mengejar penyelesaian proyek.

Untuk itu, sambung, anggota APERSI dapat meningkatkan kapasitas manajemen dan naik kelas dari sekadar developer menjadi CEO yang mampu mengelola perusahaan secara profesional.

“Jangan hanya berpikir bagaimana membangun rumah, tetapi pikirkan bagaimana perusahaan ini bisa terus berkembang dan bertahan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. Saya berharap anggota APERSI pulang dari kegiatan ini dengan pola pikir yang lebih maju dan naik kelas,” jelasnya.

Baca Juga: Laka Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Sungai Tabuk, Satu Pengendara Tewas Dua Luka

Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga arus kas atau cash flow perusahaan. Menurutnya, pengelolaan keuangan menjadi salah satu kunci agar bisnis properti tetap sehat dan mampu menghadapi berbagai tantangan.

Hj Wahidah Mukhtar Ketua DPD APERSI Kalsel, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan memberikan wawasan dan pemahaman kepada pengembang mengenai berbagai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan bisnis perumahan.

Salah satu hal penting yang perlu dipahami, tandas Hj Wahidah, batas tanggung jawab developer setelah proses akad kredit dengan perbankan dilakukan.

Baca Juga: Laka Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Sungai Tabuk, Satu Pengendara Tewas Dua Luka

“Beberapa narasumber hari ini mudah-mudahan membantu kami sebagai developer untuk menjaga keamanan usaha. Jangan sampai semua permasalahan menjadi tanggung jawab developer. Setelah akad kredit, ada hubungan antara konsumen dengan perbankan, sehingga tidak semua persoalan yang terjadi setelahnya menjadi tanggung jawab developer,” papar Hj Wahidah.

Ketua DPD APERSI Kalsel Hj Wahidah dan Ketua Umum DPP APERSI, Deddy Indrasetiawan

Pengembang juga menghadapi sejumlah kendala di lapangan, mulai dari persoalan perizinan, dukungan pemerintah daerah, hingga implementasi kebijakan lintas kementerian.

Persoalan infrastruktur dasar seperti ketersediaan air bersih juga menjadi tantangan bagi sejumlah kawasan perumahan di Kalsel.

Baca Juga: Laka Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Sungai Tabuk, Satu Pengendara Tewas Dua Luka

Hj Wahidah mencontohkan kondisi di salah satu kawasan perumahan yang dikelolanya. Hingga kini, pelayanan air bersih dari PDAM belum berjalan optimal sehingga developer harus turun tangan membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat.

“Di lokasi kami, persoalan PDAM belum berjalan sejak awal perusahaan membuka kawasan tersebut. Kami sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pihak PDAM. Alasannya karena booster belum terbangun untuk kawasan tersebut,” katanya.

Kondisi tersebut, lanjut Wahidah, bahkan berdampak terhadap keberlanjutan hunian. Sejumlah konsumen disebut memilih meninggalkan rumah karena kesulitan memperoleh air bersih.

Baca Juga: Laka Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Sungai Tabuk, Satu Pengendara Tewas Dua Luka

“Untuk kebutuhan air sehari-hari kami sebagai developer harus membantu menyediakan air. Bahkan pernah untuk memandikan jenazah, kami membantu menyediakan air. Ini menjadi persoalan yang sangat sulit, apalagi kondisi tanah di kawasan tersebut merupakan tanah rawa,” ungkapnya.

Di sisi lain, kenaikan harga tanah turut menjadi tantangan bagi pengembang. Namun, Hj Wahidah mengatakan pihaknya berupaya menyiasati kondisi tersebut dengan memaksimalkan lokasi yang sudah tersedia dan menyesuaikan pemasaran dengan kemampuan masyarakat.

“Kita memahami kondisi ekonomi masyarakat. Karena itu, kami masih bertahan dengan lokasi yang ada dan berusaha memasarkan rumah yang tersedia di lokasi tersebut,” katanya.

Baca Juga: Laka Maut di Jalan Gubernur Syarkawi Sungai Tabuk, Satu Pengendara Tewas Dua Luka

Pengusaha sukses ini berharap kehadiran Ketua Umum DPP APERSI dapat memberikan semangat baru bagi jajaran DPD APERSI Kalsel untuk terus menjalankan pembangunan perumahan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap dengan kehadiran Ketua Umum ini, semangat DPD APERSI Kalsel tetap terjaga untuk terus membangun dan mencapai target yang sudah kami tetapkan,” imbuhnya.

Related posts

Jurnalis Gala Dinner Bersama EGM Pertamina Patra Niaga dan Otorita IKN di Media Gathering 2026

FGD Media Visit 2026 Pertamina Patra Niaga di Ibu Kota Nusantara (IKN)

Pemprov Kalsel Turunkan PBBKB, Pertamina Patra Niaga Kalimantan Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi di Kalsel