oleh

Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad saw, Momentum Memperbaiki Kemorosotan Akhlak

-Seputar Kalsel-1.065 views
Ustadz  H Rajuddin bersama Ketua DPW Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kalsel, Winardi Sethiono dan pengurus DPD PITI Kota Banjarmasin, Jumat (23/11) malam, 15 Rabiul Awal 1440 hijriah,  menggelar peringatan kelahiran Nabi Muhammad saw di kediaman H Andi Citra Jalan Cempaka X Banjarmasin. (foto salman/brt)

Banjarmasin, BARITO – Keluarga besar Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) di Kota Banjarmasin, Jumat (23/11) malam, 15 Rabiul Awal 1440 hijriah,  menggelar peringatan kelahiran Nabi Muhammad saw di kediaman H Andi Citra Jalan Cempaka X Banjarmasin.

Kegiatan yang mengundang Ustadz  H Rajuddin  sebagai penceramah dan kelompok maulid habsy itu dihadiri Ketua DPW PITI Kalsel, H Winardi Sethiono dan sekretaris H Ahmad Rizqon MPd serta pengurus lainnya.

Winardi mengatakan, saat ini terjadi kemorosotan akhak di masyarakat karena terpengaruh banyak hal. Karenanya, perlu pencerahan untuk mengingatkan lagi supaya kembali ke akhlak yang dicontohkan Nabi Muhammad saw.

“Memontum peringatan maulid nabi inilah kita sama-sama memperbaiki akhlak kea rah lebih baik,sesuai teladanyang diberikan Rasulullah sebagai orangyang memiliki akhlak paling baik,” ujar Win usai kegiatan.

Kemerosotan akhlak ini ujarnya, bisa dilihat dari maraknya aksi maksiat yang dilakukan terang-terangan, bertindak brutal, pergaulan bebas dan narkoba, bahkan banyak yang tega melakukan tindakan sadis terhadap orang lain.

Kegiatan rutin ini juga dihahar[kan memberikan pencerahan dan bahan renungan sekaligus motivasi untuk menteladani akhlak rasul.

“Mari kita kuatkan akhlak kita sesuai yang dicontohkan Nabi Muhammad,” ajak Win didampingi Ketua PITI Kota Banjarmasin H Andi Citra.

Sementara, Andi menambahkan, keluarga besar PITI rutin melaksanakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad saw ini setiap tahun, selain untuk mempererat silaturahmi anggota PITI, juga dimaksudkan sebagai bentuk kecintaan terhadap Rasulullah sekaligus momentum mengevaluasi sejauh mana mengamalkan apa yang diajarkan kepada umat muslim.

Ustadz Rajuddin menyampaikan dua hal yakni terkait peringatan kelahiran nabi dan akhlak atau sunah. Peringatan ujar ustadz yang selalu menyisipkan bait-bait nyanyian  dalam ceramahnya itu, pasti bermanfaat bagi orang yang beriman.  Peringatan bermanfaat untuk mengingatkan seseorang  yang kadang sering lupa.

Pesan lain yang disampaikan terkait manfaat berwudhu dan cara-caranya, menebar senyum dengan orang lain,  ramah dan tidak mencela orang, dan akhlak lainnya yang dicontohkan Rasulullah semasa hidupnya. slm

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed