Kubangan Jalan Lumba-Lumba Harusnya Tanggung Jawab PT Wijaya Tri Utama Plywood Industry

TUNJUKKAN KUBANGAN-Ketua RT 17 Komplek Basirih Kelurahan Basirih, Jumadi Maulana saat menunjukkan salah satu jalan Lumba-Lumba rusak menjadi kubangan saat mau diliintasi truk tronton, Selasa (8/1/2019) siang. (foto:sum/brt)

 

Banjarmasin, BARITO – Sudah dua tahun terakhir ini Jalan Lumba-Lumba dekat simpang Yos Sudarso menjadi kubangan, Selasa (8/1/2019). Perbaikan yang seharusnya cukup pada kubangan diurug bebatuan, namun pihak PT Wijaya Tri Utami malah mengurug jalan hingga menjadi tinggi.

Ketua RT 17 Komplek Basirih Jalan Gubernur Subardjo Baguntan Raya Basirih Banjarmasin Barat,
Jumadi Maulana mengatakan hal itu dihadapan pihak PT WTU. Menurutnya Jalan Lumba-Lumba yang sering dilalui dan menjadi tempat bongkar muat ekspedisi PT LJS Group itu lebarnya 10 meter dan kerusakan jalan sekitar 20 meter.

“Perbaikan atau pengurukan jalan dari PT WTU itu bukannya membenahi tetapi manambah kubangan baru,”sebut Madi usai mendatangi perusahaan pembuatan plywood tersebut.

Satpam PT WTU bernama Madrin tidak membantah hal itu, menurutnya pihak manajemen tidak bisa menemui wartawan maupun ketua RT tersebut. “Benar, pengurukan itu dari pihak kami, terkait tehnis itu kewenangan bos,”singkatnya.

Jalan Lumba-Lumba itu sendiri memang sering dilalui truk da tronton, juga harusnya menjadi tanggung jawab pihak pelabuhan. Akibatnya jalan itu menjadi berlobang dan bergelombang di seluruh bagian. Arsuma

Related posts

Polresta Banjarmasin Raih Penghargaan Pelayan Publik Prima dari Kapolri

Usung “Kayuh Baimbai Jaga Banua Bersama Kita Wujudkan”, Kapolresta Banjarmasin Komitmen Lanjutkan Sinergitas Dengan Forkopimda

Praperadilan Naufal Ditolak, Polisi Pastikan Kasus Kecelakaan Kayu Tangi Berlanjut