Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Panitia Khusus (Pansus) II yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2025 memberikan apresiasi kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel bersama aparat penegak hukum lainnya yang sudah bekerja keras menertibkan dan merapikan kawasan hutan dari aktivitas pertambangan.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Pansus II LKPj Gubenur Kalsel 2025, Muhammad Yani Helmi kepada wartawan usai rapat kerja bersama mitra kerja, yakni Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalsel, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas Kehutanan Kalsel dan Bank Kalsel, Rabu (25/3/2026).
Kepada wartawan, Yani Helmi menyampaikan apresiasinya bahwa tutupan kawasan hutan yang ada di wilayah Kalsel, Alhamdullilah dari tahun ke tahun semakin baik.
Namun diakuinya disana sini masih ada kekurangan dan temuan bahwa di kawasan hutan itu ada pengusaha-pengusaha pertambangan yang membuka lahan pertambangan di area hutan.
“Kegiatan pertambangan ini sudah mulai dirapikan oleh Tim Satgas Dinas Kehutanan Kalsel dibantu aparat penegak hukum lainnya,” sebutnya.
Yani Helmi menyebutkan di kawasan Gunung Meratus hari ini banyak dilakukan penambangan liar, sehingga permasalahan ini juga menjadi atensi kami agar segera ditertibkan.
Terkait penertiban, imbuh politisi Golkar ini disatu sisi juga ada dilema, karena masyarakat kita juga menggunakan lahan di areal hutan dengan usaha pertambangan.
“Mestinya kegiatan masyarakat ini harus ditertibkan atau kalau memang diizinkan harus ada aturannya, sehingga bisa di kontrol dan lebih terawasi,” ujarnya.
Namun Yani Helmi juga mengingatkan dari sisi kerusahaan alam juga harus diperhatikan, karena penambangan sekarang ini juga menggunakan alat-alat berat.
“Yang perlu diatur juga bagi penambang rakyat, kalau memang mereka diizinkan menambang, maka harus dibuat peraturan yang jelas bila ada pemanfaatan kawasan hutan,” pungkasnya.
Penulis/Editor : Sophan Sopiandi
Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya