oleh

Musuh Kita adalah Kebodohan, Kemiskinan dan Narkoba

PARA PEMERAN drama kolosal merebut kemerdekaan termasuk diantaranya Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor foto bersama Danrem 101 Antasari  Kol Arm Syaiful Rahman dan jajaran (foto ist)

Banjarmasin, BARITO – Masyarakat Kalsel bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta pelajar dan mahasiswa memperingati   Hari Pahlawan 10 November 2018 di Stadion 17 Mei Banjarmasin.

Peringatan Hari Pahlawan dipimpin  Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin dan Danrem 101 Antasari Kol Arm Syaiful Rahman.,.

Dalam kesempatan itu Paman menyatakan, perjuangan merebut kemerdekan sudah dilakukan para pahlawan tinggal bagaimana mengisi kemerdekaan. “Sekarang ini musuh kita adalah Kebodohan, Kemiskinan dan Keterbelakangan,”tegasnya. karenanya isi kemerdekaan ini dengan belajar, bekerja keras, Berjuang Gelorakan Rakyat (BERGERAK).

Apalagi Kalsel juga berbangga menyusul  bertambah lagi gelar Pahlawan Nasional yang dianugerahkan  Presiden RI Joko Widodo  kepada salah satu tokoh rakyat Kalimantan Selatan Ir HM Pangeran Noor sebaga pejuang yang sangat berjasa di daerah ini.

Maka dari itu masyarakat Kalsel harus menghargai yang namanya pahlawan atau  pejuang. “Kalau tidak ada mereka tidak ada kita, termasuk juga  perang Banjar dapat diambil semangatnya yang harus kita warisi adalah semangat juang di setiap medan pertempuran,”ingat gubernur.

Paman Birin menyatakan,  mereka para pejuang merelakan nyawa mereka untuk memperjuang merebut dan mempertahankan republik ini. Semangat pahlawan itulah yang harus ada di dada gerenrasi muda. Semua tidak ada rakyat Indonesia kita harus bergerak Jangan malas,  Dengan bersatu padu, walau Indonesia ini adalah berwarna warni tapi kita berbeda namun kita tetap satu itu yang harus disadari nasionalisme merah putih,”terangnya.

Sementara itu pesta para pahlawan untuk membangun patriotisme dan nasional bagi generasi muda di digelar Korem 101/Antasari di Lapangan SKB Mulawarman Banjarmasin. Pesta  berlangsung meriah, karena diisi berbagai aksi panggung untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional.

Warga Banjarmasin yang turut memperingati hari pahlawan tersebut berbondong-bondong mendatangi acara yang diisi ribuan pelajar tersebut, karena di sana berbagai kegiatan yang digelar. Apalagi stand yang disediakan Korem diserbu pengunjung, seperti ubah nasib, potong rambut gratis hingga makanan ringan dan minuman sampai tempat bermain anak-anak.

Usai peringatan Hari Pahlawan, digelar drama kolosal merebut kemerkdekaan yang disutradarai Yadi Muryadi, Gubernur Kalsel juga memberikan penghargaan kepada pelukis  dari Sangatta Kalimantan Timur.

Pelukis itu bernama Agus Sulistyanto yang berhasil memenangkan lomba lukis dengan tema perang Antasari yang cukup singkat mencari ide atau ilham tesebut.“Saya dari Sanggata Kaltim, berhasil menyisihkan lima pelukis lainnya dari Kaltim, hingga menjadi jura tiga ketika lukisan itu dinilai se Kalseltim. Alhamdulilah hadiahnya lumayan puluhan juta mas,”singkatnya. ndy/mr’s

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed