Komisi III DPRD Kalsel Dorong Penguatan Kolaborasi Antara BRIDA dan BRIN Untuk Kebutuhan Daerah

by baritopost.co.id
0 comments 3 minutes read
KONSULTASI KOORDINASI-Komisi III DPRD Provinsi Kalsel bersama BRIDA Kalsel melaksanakan kegiatan konsultasi dan koordinasi ke BRIN di Jakarta.(foto : humasdprskalsel)

Jakarta, BARITOPOST.CO.ID – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong penguatan kolaborasi antara Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna mendukung pengembangan riset dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Upaya tersebut dibahas saat pertemuan konsultasi dan koordinasi Komisi III DPRD Kalsel bersama BRIDA Kalsel dengan BRIN di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Pertemuan ini menjadi ruang untuk menggali peluang kerja sama, kemudian memperkuat peran BRIDA serta membahas dukungan pendanaan bagi pelaksanaan riset strategis di daerah.

Dikesempatan pertemuan itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H Achmad Maulana selaku pimpinan rombongan mengatakan pertemuan ini memberikan gambaran mengenai berbagai bentuk dukungan yang dapat dikembangkan melalui koordinasi dengan BRIN, baik dari sisi kebijakan maupun teknis pelaksanaan riset.

Ia berharap hasil pembahasan dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan usulan dan dokumen resmi agar kebutuhan riset daerah memiliki dasar yang jelas untuk dibahas lebih lanjut.

“Kami berharap usulan-usulan itu bisa disiapkan dalam bentuk surat resmi atau proposal, sehingga hasil pembahasan ini dapat ditindaklanjuti dan dipertanggungjawabkan,” ujar Maulana.

Menurutnya, Komisi III DPRD Kalsel akan membahas kembali hasil pertemuan tersebut bersama BRIDA Kalsel, terutama terkait kebutuhan riset strategis yang dapat membantu pemerintah daerah menangani persoalan kebakaran dan banjir. Hasil pembahasan itu juga akan menjadi bahan untuk disampaikan dalam pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel, mengingat pelaksanaan riset membutuhkan perencanaan dan dukungan anggaran yang sesuai.

Sementara itu, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yurike Patrecia Marpaung menyampaikan bahwa pertemuan bersama Komisi III DPRD Kalsel dan BRIDA Kalsel menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan daerah yang berpotensi ditangani melalui kolaborasi riset dan inovasi.

“Kami melihat perlu ada kolaborasi. Keterlibatan BRIN bisa membantu bapak dan ibu di Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Yurike.

Ia menjelaskan, pertemuan tersebut juga membahas peluang skema pendanaan riset di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Sejumlah alternatif dukungan, baik melalui BRIN maupun pihak lain, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan masih perlu dikaji dan dikoordinasikan lebih lanjut secara teknis.

Yurike juga menekankan pentingnya peran BRIDA dalam mendukung kepala daerah mengambil keputusan berdasarkan data dan bukti ilmiah. Selain itu, BRIDA diharapkan mampu mendorong tumbuhnya ekosistem riset dan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Kepala BRIDA Kalsel, Thaufik Hidayat, S.Sos, M.Si menyambut baik inisiatif Komisi III DPRD Kalsel dalam membuka peluang kerja sama dengan BRIN.

Menurutnya, pengembangan riset dan inovasi perlu dilakukan melalui sinergi yang lebih luas, tidak hanya di lingkungan pemerintah daerah, tetapi juga dengan lembaga yang memiliki kapasitas dan keahlian di bidang tersebut.

“Sinergi untuk membangun riset dan inovasi tidak hanya kita laksanakan secara internal di pemerintah daerah, tetapi juga perlu kita buka secara eksternal, terutama dengan BRIN sebagai instansi teknis,” ujar Thaufik.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi dengan BRIN dapat terus berlanjut, khususnya untuk menangani berbagai persoalan riset dan inovasi yang membutuhkan dukungan keahlian maupun sumber daya di luar kapasitas pemerintah daerah.

Penulis/Editor: Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post

​

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar