Jaksa Limpahkan Berkas Kasus PD Baramarta ke Pengadilan

Mantan Dirut PD Baramarta TI menggunakan baju tahanan korupsi dikawal penyidik kejaksaan saat tiba di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin, Kamis (18/2).

Banjarmasin, BARITO – Kasus di PD Baramarta akhirnya segera  memasuki babak baru. Pasalnya, jaksa penuntut umum gabungan dari jaksa Kejati Kalsel dan Kejari Martapura, Kamis (22/4) akhirnya melimpahkan berkasnya ke pengadilan tipikor Banjarmasin.

Berkas diserahkan  Kasi Pidsus Kejari Martapura Gusti Ngurah Anom SH kepada panitera muda tipikor Syarifuddin SH.

“Kasus ini memang sudah satu minggu lalu  P21, dan sekarang kita limpahkan untuk segera diagendakan sidang,” ujar Anom panggilan akrabnya.

Dalam berkas tertera nama tersangka Teguh Imanullah mantan Dirut PD Baramarta sejak tahun 2017 hingga 2020.

“Tersangka diduga menyalahgunakan dana kas keuangan selama menjabat sebagai Dirut PD Baramarta sejak tahun 2017 hingga 2020. Sehingga daerah mengalami kerugian senilai Rp 9,2 miliar,” jelas Anom.

Status Teguh Imanullah sendiri sejak ditetapkan tersangka pada pertengahan Pebruari 2021 lalu, kini  sudah menjadi tahanan Lapas Teluk Dalam Banjarmasin.

Untuk pasal pria asli Bali ini menyebutkan pasal 2 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999  sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sedangkan kedua melanggar  pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999  sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP, dan melanggar  pasal 8  jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999  sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi  jo pasal 64 ayat 1 KHUP.

“Setelah kita terima berkas ini akan kita sampaikan ke Ketua PN untuk ditentukan siapa ketua majelis hakimnya,” ujar Syarifuddin.

Nanti lanjut dia kalau sudah ditentukan ketua majelis hakim, baru akan tahu kapan agenda sidang perdana akan digelar.

Penulis: Filarianti
Editor: Merucirus

Related posts

Gubernur Melangsungkan Video Call Melalui Kabinda dari Lokasi PLTU Asam-Asam

Saksi Kementerian Koperasi Dihadirkan Tergugat, APBMI Sebut Pokok Sengketa SPK Belum Terjawab

Jaksa Tuntut 13 Tahun Penjara Terdakwa Pembunuhan Juru Parkir di Pasar Wadai