Imbas Corona, Angka Kemiskinan Kalsel Diprediksi Naik

H Nurul Fajar Desira

Banjarmasin, BARITO – Dampak pandemik Covid-19 di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya diprediksi melonjaknya angka kemiskinan di Banua ini, prediksinya kenaikan hingga 25 persen atau mencapai lebih 5 persen.

Prediksi tersebut diungkapkan Kepala Bappeda Kalsel H Nurul Fajar Desira kepada wartawan di Banjarmasin usai rapat bersama Pansus III LKPj 2019 DPRD Kalsel, Senin (18/5/2020).

“Semula angka kemiskinan Kalsel hanya 4,4 persen, namun dampak pandemik Covid-19 diprediksi hampir 6 persen,” kata Fajar Desira.

Menurut Fajar Desira, prediksi adanya peningkatan angka kemiskinan ini disebabkan penduduk yang sebelumnya tidak miskin kemudian menjadi miskin akibat tidak bisa mencari penghasilan selama pandemi Covid-19.

“Belum lagi yang terkena PHK, akhirnya jumlah penduduk miskin di Kalsel meningkat,” tambahnya.

Fajar menambahkan Pemerintah Provinsi Kalsel sudah menyiapkan strategi mengatasi angka kemiskinan ini agar jumlahnya tidak semakin bertambah baik dengan pemberian jaminan sosial maupun stimulus keuangan.

“Ada pemberian jaminan sosial berupa sembako ataupun stimulus keuangan, seperti pembebasan denda pajak ataupun relaksasi hutang,” jelas Fajar Desira.

Penulis : Sopian

Related posts

Terapkan Pola Lama dan Baru Cara PAM Bandarmasih Hadapi Intrusi Air Laut

Misteri Rumah Puang, Film Horor Lokal Kalsel, Angkat Legenda Banua, Siap Bikin Merinding

Kakek asal Batola Meninggal Usai Terjatuh di Siring Pasar Tungging