Gusti Iskandar Soroti Terbakarnya Lahan di KM 171 Satui

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah.(foto : ist)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah turut menyoroti dugaan pembakaran lahan di kawasan Jalan Nasional Ahmad Yani di Kilometer 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.

Pasalnya, di areal yang terbakar itu dekat dengan pemukiman sehingga memicu kekhawatiran serius terkait dampak kesehatan dan keamanan bagi warga masyarakat setempat.

Karena itu Gusti Iskandar menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele dan harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum bersama instansi terkait.

Politisi senior Golkar Kalsel ini menilai, jika benar terjadi pembakaran, maka kawasan yang dekat pemukiman itu berpotensi menjadi lingkungan yang tidak sehat bagi warga setempat bahkan asap yang ditimbulkan akibat terbakarnya lahan disana dapat mencemari udara dan memicu gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Daerah ini jelas kurang sehat bagi masyarakat akibat terbakarnya lahan,” tukasnya, Rabu (25/2/2026).

Gusti Iskandar meminta persoalan ini harus segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian sebagai penegak hukum bersama instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup maupun pihak lainnya yang memiliki kepentingan terhadap kesehatan dan keamanan masyarakat.

Ia pun mengingatkan dampak pencemaran udara akibat pembakaran lahan tidak hanya sementara, tetapi bisa memunculkan penyakit pernapasan dan gangguan kesehatan jika dibiarkan berlarut-larut.

“Kalau terjadi pembakaran lahan tentu ada pencemaran udara. Dampaknya memunculkan penyakit, seperti ISPA dan gangguan kesehatan lainnya. Ini sangat mengganggu masyarakat,” tegasnya.

Gusti Iskandar juga meminta dilakukan identifikasi menyeluruh terkait penyebab kejadian tersebut dengan melakukan penelusuran untuk memastikan apakah kebakaran terjadi akibat faktor alam atau unsur kesengajaan.

“Yang perlu diidentifikasi apakah faktor alamiah atau disengaja,” imbuhnya.

Selain itu ia juga menyinggung pernyataan aparat kepolisian sebelumnya terkait adanya indikasi tindakan yang menakut-nakuti masyarakat menggunakan bom molotov. Menurutnya, kemungkinan keterkaitan antara peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

“Kita juga mendengar ada indikasi tindakan menakut-nakuti masyarakat dengan bom molotov, kemungkinan bisa saja ada kaitannya. Karena itu kami meminta aparat kepolisian segera melakukan tindakan tegas,” pungkasnya.

 

Penulis/Editor : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Related posts

Menatap Kalimantan sebagai Center of NKRI, H Junaidi Gagas Formulasi Pengupahan Ideal Lewat ORI Kalsel

Peringati Maulid, Uniska Gelar Tausiah Teladani Nabi Muhammad SAW

Peringati Maulid Nabi, Ketua KRBB Kalsel Ajak Ibu-Ibu Teladani Akhlak Rasulullah dan Gemar Bershalawat