Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan membidangi kesejahteraan masyarakat (kesra) sangat prihatin dengan minimnya anggaran yang dikelola Dinas Sosial Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2026 ini hanya sekitar Rp69 miliar.
Minimnya anggaran tersebut terungkap saat Rapat Pelaksanaan Program Kerja Dinas Sosial Kalsel Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di ruang rapat Komisi IV DPRD Kalsel Lantai 4, Jalan Lambung Mangkurat Nomor 18, Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).
Dari hasil rapat tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, pihaknya prihatin setelah melihat pagu anggaran yang dikelola Dinas Sosial Kalsel hanya sebesar Rp69 miliar akibat efisiensi.
“Dinas Sosial Kalsel hanya mengelola anggaran 69 miliar rupiah, ini akibat adanya efisiensi anggaran,” ujar Gusti Iskandar.
Dengan pagu anggaran seperti itu, ia tegas menilai ini sangat minimal, jika dibandingkan dengan program kegiatan Dinas Sosial yang banyak bersentuhan langsung dengan kepentingan sosial ke masyarakatan.
“Apa yang disampaikan oleh Dinas Sosial Kalsel ini menjadi atensi kami sebagai anggota DPRD, khusus Komisi IV untuk memperhatikan dan memperjuangkannya di dalam rapat anggaran nanti dengan pemerintah daerah,” ujar Gusti Iskandar.
Politisi senior Golkar ini mengingatkan anggaran reguler maupun anggaran perubahan yang sifatnya menyentuh langsung kepada program-program sosial kemanusiaan, itu seharusnya jangan dikurangi karena ini bersentuhan langsung ke masyarakat.
“Anggaran yang bersentuhan langsung ke masyarakat harusnya jangan dikurangi,” sentilnya.
Gusti Iskandar yang juga Ketua PMI Kalsel ini menambahkan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah tidak dipermasalahkannya jika itu dilakukan pada kegiatan-kegiatan seremonial, namun untuk program yang bersifat sosial kemanusiaan harusnya jangan ada pengurangan.
“Efisiensi untuk kegiatan seremonial monggo enggak masalah, tapi untuk yang sosial kemanusiaan jangan dikurangi,” pintanya.
Lanjutnya sebagai Ketua PMI Kalsel, dirinya mengetahui bagaimana program kemanusiaan ini sungguh-sungguh menjadi kebutuhan bagi masyarakat.
Karena itu kedepan Gusti Iskandar berharap saat pertemuan selanjutnya Dinas Sosial Kalsel dapat menyusun kebutuhan dasar masyarakat Kalsel yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi Kalsel termasuk kebutuhan anggaran untuk memenuhinya.
“Kedepannya kita pasti akan perjuangkan,” janjinya.
Gusti Iskandar juga mengungkapkan tingkat kemiskinan di Kalsel berdasarkan data yang diterima pihaknya kondisinya sudah cukup memprihatinkan.
“Permasalahan kemiskinan ini harus diselesaikan dengan program-program sosial kemanusiaan,” pungkasnya.
Editor/* : Sophan Sopiandi
Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya