Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin dilaporkan terbalik dan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari.
Kapal yang mengangkut ratusan penumpang dan kendaraan tersebut diduga kuat dihantam cuaca buruk sebelum mengalami kecelakaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Sabtu (12/9) sekitar pukul 10.33 WIB. Namun, pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, nakhoda kapal sempat melaporkan kondisi darurat bahwa kapal dalam posisi miring akibat terjangan ombak besar, sebelum akhirnya seluruh komunikasi terputus.
Data manifes awal menunjukkan kapal mengangkut sekitar 240 hingga 243 orang, yang terdiri dari penumpang dan kru kapal, serta puluhan unit kendaraan.
Evakuasi dan Penyelamatan Korban
Aksi penyelamatan cepat langsung dilakukan oleh sejumlah kapal tunda (tugboat) yang berada di sekitar lokasi kejadian saat insiden terjadi, di antaranya TB Mauhao 9 dan TB TCP. Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 115 orang dilaporkan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara satu orang korban dikonfirmasi meninggal dunia.
Tim SAR Gabungan Diterjunkan
Menanggapi musibah ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin langsung mengerahkan KN SAR Laksmana 241 menuju titik koordinat terakhir kapal (last known position) untuk melakukan penyisiran dan mencari korban yang masih terapung di laut.
Sementara itu, posko darurat dan penanganan korban kini telah didirikan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Posko ini melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari Basarnas, Pelindo, KSOP, Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin, hingga Ditpolairud Polda Kalsel guna mempercepat pendataan dan penanganan medis bagi korban selamat yang berhasil dievakuasi ke darat.
Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius
Follow Google News Barito Post