Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut berkomitmen dalam mendukung berbagai kegiatan olahraga di daerah melalui pelayanan kesehatan olahraga.
Dalam hal itu, diwujudkan dengan menurunkan tim kesehatan pada setiap kegiatan olahraga di daerah. Salah satunya even yang sering dilaksanakan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel.
“Keterlibatan tim BKOM merupakan bagian dari sinergi dengan Dispora Kalsel dalam memberikan dukungan kesehatan bagi para peserta,” ungkap Kepala BKOM Kalsel, Susi Hermina melalui Kepala Seksi Pelayanan, H. M. Reno Mirza Samara, Sabtu (29/8/2026) disela-sela Banua Duathlon Challenge (BDC) 4 yang berlangsung di Kebun Raya Banua, Banjarbaru.
BKOM diminta oleh Dispora Kalsel, lanjutnya, untuk menjadi tim kesehatan dalam beberapa kegiatan olahraga. “Keberadaan tim kesehatan sangat penting dalam kegiatan olahraga yang memiliki potensi terjadinya cedera maupun kelelahan. Tim BKOM bertugas memberikan penanganan awal sekaligus membantu proses pemulihan peserta setelah berolahraga,” bebernya.
Setiap ada kegiatan olahraga yang kemungkinan besar memiliki risiko cedera olahraga. “Kami turun untuk memberikan pelayanan dan membantu peserta agar bisa sehat kembali,” tuturtnya.
Dalam setiap even, lanjutnya, BKOM Kalsel menerjunkan tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat, terapis dan dokter. “Selain tenaga medis, berbagai peralatan pendukung juga disiapkan, termasuk oksigen untuk mengantisipasi kondisi darurat,” terangnya
Tak hanya memberikan pelayanan medis, ditambahkannya, BKOM Kalsel juga menyediakan fasilitas recovery bagi peserta. Salah satunya berupa kolam es yang dapat digunakan atlet untuk membantu mempercepat proses pemulihan setelah menyelesaikan perlombaan. “Mereka membutuhkan recovery, jadi kami menyediakan kolam yang berisi es batu untuk membantu recovery lebih cepat,” ungkapnya.
Reno mengakui, salah satu tantangan dalam memberikan pelayanan kesehatan olahraga adalah keterbatasan tenaga ketika terdapat sejumlah kegiatan olahraga yang berlangsung secara bersamaan.
“Kendalanya kadang ketersediaan tenaga kesehatan masih terbatas, sehingga kami harus membagi tenaga. Biasanya dalam satu atau dua hari ada dua kegiatan yang berlangsung bersamaan,” ucapnya.
Meski demikian, ia memastikan seluruh personel yang diturunkan telah dipersiapkan dengan baik dan memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing. “Kalau untuk kesiapan tenaga kesehatan, semuanya siap dan sudah tersertifikasi,” pungkasnya.
Melalui dukungan pelayanan kesehatan tersebut, BKOM Kalsel terus memperkuat sinergi dengan Dispora Kalsel guna mewujudkan penyelenggaraan kegiatan olahraga yang aman dan sehat. “Sekaligus memberikan perlindungan optimal bagi atlet maupun peserta,” imbuhnya.
Penulis/Editor: Tolah
Follow Google News Barito Post