Barito Putera Siapkan Pembelaan

by admin
0 comment 2 minutes read

Banjarmasin, BARITO-Managemen PS Barito Putera menyiapkan pembelaan menyusul tudingan Peter Buttler. Pelatih PSMS Medan itu merasa mengalami insiden pemukulan usai pertandingan  Liga 1 Indonesia, Ahad (7/10) di Stadion 17 Mei Banjarmasin.

Penjelasan pelatih PSMS Medan Peter Butler yang menyebutkan mengalami insiden pemukulan, langsung dibantah managemen Barito Putera yang diwakili Syarifuddin Ardasa (asisten manager) dan Yunan Helmie (asisten pelatih). “Tidak ada pemukulan terhadap pelatih PSMS Medan Peter Bulter,” sebut Yunan Helmi kepada wartawan, Senin (8/10) malam tadi di Banjarmasin.

Yang terjadi justru sebaliknya, lanjutnya, Peter Bulter yang lebih dulu mendorong ketika menyampaikan protes terhadap wasit usai pertandingan. “Bisa dilihat dari beberapa foto yang ada, pelatih PSMS yang lebih dulu melakukan intimidasi. Saat itu saya sempat mempertanyakan kepada pelatih Batler, ada apa dengan saya sehingga saya di dorong,” tutur Yunan.

Selama ini, tida ada masalah dengan pemain PSMS Medan. Malah usai pertandingan pun tiak ada masalah, maupun dengan official PSMS Medan. “Kalaupun sempet terjadi inseden, permasalahannya pada wasit yang memimpin pertandingan,” ucapnya.

Usai pertandingan, memang ada menghampiri wasit untuk menyampaikan pertanyaan. “Apa anda memimpin pertandingan sudah benar ?. Itu pertanyaan saya kepada wasit. Pertanyaan itu pun saya rasa standar,” bebernya. .

Sementara itu, Syarifuddin Ardasa menyampaikan, pada insiden kemaren ada dua titik sentra yang menjadi penyebabnya, Yang pertama, konsentrasi pemain terprovokasi oleh pemain PSMS Medan. Alexsandros Tanidis terhadap Matias Cordoba (Barito Putera).

“Ada terjadi dorong-dorongan antar mereka berdua, tetapi itu hal yang biasa dan dapat dilerai antar kedua tim. Pemain yang lain tidak ikut terprovokasi, ini ada bukti vedionya,” terangnya.

Yang kedua, konsentrasi saat protes dengan wasit untuk meminta jawaban dari wasit. “Kenapa kita menanyakan, karena kita tak ingin dikerjai terus oleh oknum wasit. Pada pertandingan menghadapi Bali hal serupa terjadi, dan wasit kembali kita nilai kurang baik,” ucapnya..

Saat protes terhadap wasit, lanjutnya, tiba-tiba pelatih PSMS Medan datang seraya melepaskan dorongan ke asisten pelatih Barito Putera yang memicu official maupun pemain membalasnya.

“Jadi harus diluruskan mengenai adanya insiden pemukulan terhadap pelatih. Ketika berdiskusi dengan wasit, Batler datang dan melakukan dorongan terhadap pelatih Barito. Malah wasit yang melerai. Lalu salah kita dimana ?. Kita sempat mempertanyakan itu kepada Batler,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, managemen Barito Putera siap mempertanggung jawabkan apabila ada kesalahan yang dilakukan oleh tim ini. Apalagi ada pengawas pertandingan dan pengawas wasit.

“Kami menunngu kalau memang ada laporan. Namun dalam putusan nanti, mungkin kita juga akan melakukan banding jika merugikan kita, semoga komdis tidak sepihak mengambil keputusan. Kita lihat prosesnya, seraya menunggu apa hasilnya. Yang jelas kita akan menyiapkan pembelaan kalau dinilai bersalah,” katanya. tol

You may also like

Leave a Comment