Banjarmasin Dapat Belajar Dengan Belanda Tentang Penanganan Banjir Rob

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
Dataran rendah Kota Banjarmasin yang didominasi air rentan terdampak banjir rob.

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Kedatangan kedutaan besar Belanda di Banjarmasin pada pekan lalu dimanfaatkan dengan baik oleh Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin.

Kata Kadis Budporapar, DR Ibnu Sabil, tentu kedatangan Duta Besar Belanda tidak disia-siakan apalagi tata letak geografis kota ini sama dengan Belanda yakni yang didominasi dengan air dataran rendah di atas permukaan laut.

“Tentu budaya masyarakat sungainya tak luput dengan aktivitas yang sama. Kita perlu sharing dan belajar dengan Belanda,” ucapnya.

Sabil melanjutkan, tak hanya itu, teknis pengelolaan kanal yang berhasil dibuat Belanda untuk pengontrolan pasang surut air laut atau rab bisa dibangun juga di Banjarmasin.

Namun, belajar ini tak bisa hanya sekali dua kali dilakukan, namun perlu kerjasama yang mengikat agar kedepan lebih terukur.

Yang menjadi kesempatan lain bahwa Banjarmasin dapat peluang belajar tersebut, Pemerintah Belanda begitu menyukai sejarah masa lalu di tanah Banjar ini.

“Saat kunjungan ke Museum, Dubes Belanda kemarin begitu memperhatikan peninggalan sejarah seperti jembatan buka tutup yang ada di Banjarmasin dan jejak sejarah lainnya. Ini tentunya jadi modal kita untuk bisa belajar ke Belanda bagaimana pengelolaan kanal untuk pengontrolan pasang surut air laut,” ujarnya.

Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengatakan pertemuan dengan Dubes Belanda menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan sekaligus menjajaki kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami mengetahui Belanda sendiri merupakan negara maju, terutama dalam teknologi. Siapa tahu dari kami di Indonesia bisa belajar langsung ke Belanda, khususnya terkait penataan sungai dan penanganan banjir,” ujar Yamin.

Pemerintah Kota Banjarmasin membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Belanda dalam berbagai bidang. Mulai dari pendidikan, teknologi, lingkungan, energi, hingga pengelolaan sungai dan penanganan banjir.

Penulis: Hamdani
Editor: Hamdani

Follow Google News Barito Post

​

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar