PEKAT-IB Banjarmasin Soroti Krisis Kabut Asap dan PDAM, Desak Pemerintah Turun Tangan

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT-IB) Kalsel, H. Suriansyah alias Bang Suri saat foto bersama jajarannya usai silaturahmi, Selasa (20/10/2026). (foto:sum/brt).

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT-IB) Kalsel, H. Suriansyah alias Bang Suri, menyuarakan keprihatinan atas bencana kabut asap dan krisis air bersih PDAM yang melanda Kota Banjarmasin.

Hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan bersama anggota PEKAT-IB, Srikandi, serta awak media di Jalan Gatot Subroto Banjarmasin, Selasa (20/10/2026).

Pria yang akrab disapa Bang Suri ini menilai, kabut asap akibat kemarau panjang saat ini sangat membahayakan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan para orang tua.

“Jangan diam saja. Terutama kepada Wali Kota Banjarmasin dan Gubernur Kalimantan Selatan, ambil tindakan dan jangan hanya duduk di kursi pemerintahan setelah terpilih. Lihat masyarakat yang sedang menghadapi bencana ini,” kritik Bang Suri.

Ia membandingkan perhatian pemerintah saat masa kampanye Pemilu lalu. Para calon pejabat aktif membagikan masker dan sembako, berbeda dengan kondisi darurat saat ini.

Menurutnya, bantuan dan perhatian yang sama atau bahkan lebih besar seharusnya diberikan kepada masyarakat yang sedang kesulitan akibat musibah asap dan krisis air bersih, bukan hanya saat mendulang suara.

Selain kabut asap, Bang Suri juga menyoroti lumpuhnya pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang berdampak pada kehidupan sehari-hari warga.

Di wilayahnya kawasan Sungai Lulut, aliran air bersih dilaporkan hanya mengalir 2 hingga 3 jam dalam sehari, selebihnya mati total.

“Air ini sangat kita perlukan. Kalau air dan aktivitas kerja lumpuh, bagaimana warga bisa makan dan anak-anak belanja? Seharusnya pemerintah atau wakil rakyat tidak membedakan antara waktu kampanye dan waktu musibah seperti sekarang,” tegasnya didampingi Ketua LBH Pekat IB Kalsel Mahyuddin SH dan jajaran

Dalam kesempatan yang sama, jajaran pengurus PEKAT-IB mengimbau masyarakat Kalimantan Selatan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan pekarangan di tengah musim kemarau panjang.
Dampak asap dikhawatirkan semakin meluas dan mengancam kesehatan pernapasan warga.

Sebagai bentuk kepedulian, DPD PEKAT-IB Kota Banjarmasin membuka layanan pendampingan dan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat terdampak.

Mahyuddin SH menambahkan, warga dipersilakan mendatangi kantor sekretariat PEKAT-IB di Jalan A Yani Kilometer 5, Jalan Cahaya RT 021 No. 44, Banjarmasin, atau berkoordinasi melalui bidang hukum yang tersedia di di Kantor PEKAT IB Kalsel Jalan Jahri Saleh.

“PEKAT-IB berharap pemerintah daerah dapat segera bergerak cepat mengambil langkah taktis mengatasi krisis ini sebelum keresahan masyarakat berujung pada aksi turun ke jalan,” pungkas Mahyuddin.

Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius

Follow Google News Barito Post

​

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar