Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Kabupaten Tapin dan Kotabaru berbagi gelar juara pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Voli Pasir Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026 yang berakhir, Minggu (18/10/2026) di Lapangan Bola Voli Pasir Gatot Subroto, Banjarmasin.
Regu Tapin tampil sebagai juara kategori putra, sedangkan Kotabaru berjaya di kategori putri. Hasil ini menegaskan persaingan ketat antarkabupaten dan kota dalam perebutan gelar juara pada ajang voli pasir tingkat provinsi tersebut.
Di kategori putra, pasangan Tapin, M. Andika W dan Abdullah, berhasil merebut gelar juara pertama. Mereka mengungguli pasangan Kotabaru, Muhammad Adin dan Taufik Hidayat, yang harus puas menempati posisi kedua.
Sementara itu, pasangan Banjar, Rizky Maulana dan Salman A, mengamankan posisi ketiga setelah mengalahkan Barito Kuala dengan skor 2-1 dalam pertandingan perebutan juara ketiga.
Persaingan di kategori putri juga berlangsung menarik. Kotabaru memastikan gelar juara pertama melalui pasangan Nurliani S dan Iin Andriani. Mereka tampil sebagai yang terbaik setelah mengalahkan Banjarbaru, yang diperkuat Gebby Tiara dan Putri N.A, dalam perebutan gelar juara.
Adapun posisi ketiga kategori putri diraih Tapin melalui pasangan Liswati H dan Nur Indah Permata. Mereka memastikan tempat di podium setelah menundukkan Banjarmasin dengan skor 2-0 pada pertandingan perebutan juara ketiga.
Keberhasilan Tapin dan Kotabaru mendominasi dua kategori tersebut menjadi hasil penting bagi pembinaan voli pasir di Kalsel. Persaingan antarkontingen juga memberikan kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding.
Kejurprov Voli Pasir Kalsel 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet daerah serta mendorong lahirnya pasangan-pasangan potensial yang mampu bersaing pada kejuaraan di level lebih tinggi.
Dengan berakhirnya kompetisi, seluruh peserta diharapkan terus meningkatkan kemampuan dan menjunjung tinggi sportivitas demi kemajuan olahraga voli pasir di Kalimantan Selatan.
Pelaksanaan even tahunan tersebut, sekaligus sebagai ajang seleksi atlet untuk memperkuat kontingen Banua menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai yang dijadwalkan berlangsung November 2026 mendatang.
“Kejurprov ini menjadi bagian dari persiapan daerah dalam menjaring atlet terbaik yang akan diproyeksikan tampil pada PON Pantai,” ungkap Sekretaris Umum PBVSI Kalsel, H. Azhar Rasyid.
Menurutnya, seleksi dilakukan melalui pemantauan kemampuan atlet selama pertandingan. PBVSI Kalsel menyiapkan tim khusus untuk menilai dan menentukan pemain yang dinilai layak masuk dalam skuad bola voli pantai Kalsel.
“Kejuaraan ini dalam rangka menyiapkan para atlet untuk diseleksi menuju PON Pantai yang akan dilaksanakan pada November 2026,” ujarnya.
Dalam Kejurprov kali ini, mempertandingkan nomor 2×2 putra dan 2×2 putri. Kedua nomor tersebut sekaligus menjadi fokus pembentukan tim yang akan dipersiapkan untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Rasyid menyebutkan, PBVSI Kalsel telah mengundang peserta dari kabupaten/kota untuk berpartisipasi. Namun, komposisi peserta berbeda-beda, dengan sejumlah daerah hanya mengirimkan tim putra atau tim putri.
Ia menilai persaingan dalam Kejurprov ini, sambungnya, diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kesiapan atlet dari masing-masing daerah. “Sejumlah atlet juga telah mengikuti pemusatan latihan dan kejuaraan di Pulau Jawa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan bertanding,” bebernya.
Melalui kejuaraan ini, PBVSI Kalsel berharap proses seleksi dapat menghasilkan atlet yang siap bersaing. “Sekaligus memperkuat persiapan menghadapi PON Pantai tahun ini,” imbuhnya.
Penulis/Editor: Tolah
Follow Google News Barito Post