Arab Saudi, BARITOPOST.CO.ID – Otoritas Arab Saudi mengumumkan daftar imam yang akan memimpin salat Tarawih di Masjidil Haram selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 M. Sejumlah imam senior dengan reputasi internasional dipastikan akan bergantian mengimami jamaah di masjid suci umat Islam tersebut.
Baca Juga: Pelunasan Bipih Jemaah Regular Tahap 2 Dibuka Awal Januari 2026
Pengumuman ini disampaikan oleh , menjelang dimulainya Ramadan yang setiap tahunnya menarik jutaan jamaah umrah dari berbagai negara.
Nama-Nama Imam Tarawih Masjidil Haram
Dalam daftar yang dirilis, terdapat tujuh imam utama yang akan memimpin salat Tarawih di . Mereka dikenal luas di dunia Islam berkat kualitas bacaan Al-Qur’an serta peran akademik dan keilmuan yang dijalani.
Baca Juga: Pelunasan Bipih Jemaah Regular Tahap 2 Dibuka Awal Januari 2026
Berikut daftar imam yang diumumkan:
-
Presiden Presidensi Urusan Dua Masjid Suci, dikenal dengan gaya tilawah yang kuat dan penuh penghayatan. -
Imam Masjidil Haram dengan bacaan yang tenang dan terukur, memiliki pengaruh luas di tingkat internasional. -
Dikenal dengan suara merdu dan ritmis, serta berkiprah sebagai dosen di Universitas Umm Al-Qura, Makkah. -
Imam yang dikenal dengan bacaan yang khusyuk dan menenangkan, juga berprofesi sebagai akademisi studi Islam. -
Imam dan penceramah dengan suara lantang dan khas, aktif sebagai pengajar di Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud. -
Dikenal dengan bacaan yang presisi dan penuh perenungan, serta menjadi dosen di Universitas Umm Al-Qura. -
Imam Masjidil Haram dengan gaya bacaan yang emosional dan menyentuh, juga aktif di bidang akademik.
Tarawih sebagai Ibadah Utama Ramadan
Baca Juga: Pelunasan Bipih Jemaah Regular Tahap 2 Dibuka Awal Januari 2026
Salat Tarawih menjadi salah satu rangkaian ibadah utama selama Ramadan di Masjidil Haram. Dalam pelaksanaannya, bacaan Al-Qur’an disampaikan secara bertahap hingga khatam selama satu bulan penuh.
Kehadiran para imam tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan tradisi ibadah yang khusyuk, baik bagi jamaah yang hadir langsung di Masjidil Haram maupun umat Islam di berbagai negara yang mengikuti salat Tarawih melalui siaran langsung dan platform digital.