Ratusan Pelajar juga Ikut Vaksinasi di RS Moch Ansyari Saleh

ANTRI VAKSIN-Hafiz saat ikut antri setelah mendaftar guna vaksinasi memperkuat imun tubuh dari virus corona alias Covid-19 di halaman RS Dr H Moch Ansari Saleh, Kamis (21/2021) pagi. (foto:sum/brt)

Banjarmasin, BARITO – Ratusan pelajar ikut antrian
Vaksinasi bersama orang dewasa dan mahasiswa di halaman Rumah Sakit Moch Ansari Saleh Banjarmasin Utara, Kamis (21/10/2021). Serbuan vaksinasi (servac) masih jenis Sinovac itu bertepatan dengan kedatangan Presiden RI Joko Widodo dal rangka meresmikan Jembatan Sei Alalak.

Tak hanya pelajar SMA dan SMP, bahkan siswa SD pun ikut antri. Salah satunya pelajar bernama Muhammad Hafiz Anshari (12), murid kelas 6 SDN Alalak Utara 3 diantar orangnya karena belum divaksin.

“Ya pa, saya belum divaksin, kalau orang tua dan kakak sudah, makanya saya beranikan diri supaya turut divaksin. Kebetulan dari sekolah juga diimbau ke RS Ansari ini hingga menggunakan seragam sekolah karena sudah pertemuan tatap muka (PTM), “ujarnya.

Sambil antri mengenakan masker, Hafiz warga Alalak Utara Banjarmasin Utara itu tanpa ada teman sebayanya. Dia mengaku, selama ini seringkali ingat pesan mama ahar selalu pakai masker karena pandemi Covid-19 belum reda.

“Saa tiap hari disuruh ibu bawa masker, baik di kantong maupun dalam tas bahkan d sepeda sendiri ataupun ikut motor mama, “bebernya. Sementara kalau bermain sering dilarang kumpul namun kalau dari sekolah, harus wajib mandi begitu sampai di rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin Machli Riyadi menambahkan, vaksinasi di RS Moch Ansari Saleh itu ditargetkan sebanyak 1000 warga. Untuk itu masyarakat diminta mematuhi Prokes 5M tersebut, sementara halaman rs itu cukup menampung warga yang mau divaksin. Selain di Banjarmasin, presiden juga memantau vaksinasi di kabupaten lain melalui konferensi video.

Penulis : Arsuma

Related posts

Fakultas Kedokteran Uniska MAB Siap 90 Persen, Tim Ahli Gubernur Tinggalkan Sejumlah Catatan

67,6 Kg Sabu dan 30 Ribu Pil Ekstasi Dimusnahkan, Polda Kalsel Bongkar 40 Kasus Jaringan Narkoba

Kasus Dugaan Pembunuhan di Tanjung, Hasil Otopsi Ungkap RS Ditusuk hingga Jantung dan Paru-paru