Puluhan Personel Satpolairud Banjarmasin Diterjunkan Amankan Jalur Sungai Haul ke-6 Guru Zuhdi

by Arsuma
0 comments 2 minutes read
PAM SUNGAI – Anggota Satpolairud Polresta Banjarmasin saat apel kesiapan pengamanan perairan Sungai Martapura guna mengamankan jalur sungai Haul ke-6 KH Guru Zuhdi. (foto: istimewa)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Pelaksanaan Haul ke-6 KH Guru Zuhdi tinggal beberapa hari lagi. Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin pun meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di jalur perairan, khususnya di Sungai Martapura.

Pengamanan dilakukan dengan menempatkan puluhan personel serta sejumlah sarana apung di titik-titik strategis perairan yang menjadi jalur utama masyarakat menuju lokasi haul.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adi, Rabu (11/2/2026) mengatakan pihaknya telah menyiagakan sebanyak 25 personel untuk mengamankan aktivitas masyarakat di jalur sungai.

“Pengamanan kita fokuskan di sejumlah titik perairan yang menjadi jalur utama masyarakat, baik yang menggunakan transportasi air seperti klotok maupun yang beraktivitas di bantaran sungai,” ujar Dading.

Ia menyebut, lonjakan arus lalu lintas air diperkirakan akan terjadi sejak pagi hari pelaksanaan haul, mengingat banyak jemaah datang melalui jalur Sungai Jingah hingga Sungai Martapura.

Selain personel, Satpolairud juga menurunkan empat unit sarana apung, terdiri dari satu unit kapal tipe C2 KP 2005-28 dan tiga unit kapal tipe C3 masing-masing KP 1002-28, KP 1003-28, serta KP BABIN.

Adapun titik ploting personel dan kapal patroli yakni KP 2005-28 disiagakan (standby) di Sungai Martapura tepatnya di kawasan Halte Air Korem.

Kemudian KP 1002-28 standby dan patroli mobile di Sungai Barito serta kawasan Muara Kuin. Sementara KP 1003-28 standby dan patroli mobile di kawasan Sungai AKT.

Sedangkan KP BABIN standby dan patroli mobile di Sungai Martapura sekitar Menara Pandang hingga kawasan Siring 0 Kilometer.

Kompol Dading mengatakan langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama rangkaian kegiatan haul berlangsung, khususnya di wilayah perairan yang menjadi akses penting bagi jemaah.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat pengguna transportasi sungai agar tetap mematuhi aturan keselamatan.

“Kami mengimbau pemilik klotok agar melengkapi penumpang dengan pelampung dan life jacket, serta tidak melebihi kapasitas angkut. Hal ini penting guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Penulis : Arsuma
Editor : Mercurius

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar