Pemusnahan Barang Rampasan, Kejari Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Marabahan,  BARITOPOST.CO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Kuala melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Rampasan yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap bertempat di aula dan halaman kantor Kejaksaan Negeri Rabu (25/06).

Pemusnahan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap barang bukti dari total 35 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Barito Kuala Herman Susilo, Sekretaris DPRD, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta alim ulama.

Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, Mahardhika Prima Wijaya Rosady dalam keterangannya menyampaikan bahwa barang rampasan yang dimusnahkan berasal dari perkara-perkara yang telah memperoleh putusan hukum tetap sejak Januari hingga Mei 2025, termasuk perkara sebelumnya yang kini telah inkracht.

“Kasus narkotika masih mendominasi dengan jumlah 20 perkara, diikuti kategori Kamnegtibum dan TPUL sebanyak 7 perkara, serta Oharda sebanyak 8 perkara,” jelas Mahardhika.

Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan antara lain Narkotika jenis Metamfetamin (sabu) sebanyak 91,27 gram, Senjata tajam sebanyak 2 bilah, Pakaian sebanyak 12 lembar dan Barang lainnya sebanyak 112 buah.

Barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan, sebagai bagian dari prosedur hukum dan pencegahan penyalahgunaan kembali.

Mahardhika menambahkan bahwa kegiatan pemusnahan ini rutin dilaksanakan tiga kali dalam setahun dan kegiatan kali ini merupakan pemusnahan kedua sepanjang tahun 2025.

“Dengan mengundang Forkopimda dan elemen masyarakat, kami ingin menunjukkan komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan barang rampasan serta kinerja kami sebagai aparat penegak hukum,” pungkasnya. (Adv/ben)

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Related posts

BRI Branch Office Marabahan Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Jejangkit Pasar

Hadiri Harjad ke-66 Batola, Supian HK Ingatkan Pentingnya Kolaborasi Membangun Daerah

Musda XI Partai Golkar Batola 2 Kali Tertunda, Isu Plt Pengurus Kecamatan Menguat