Barabai, BARITOPOST.CO.ID – Kegiatan bimbingan manasik haji reguler Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Tahun 1447 H/2026 M resmi dibuka, Rabu (11/2/2026) pagi, di Masjid Az Zikra Arifin Ilham, Desa Mandingin, Kecamatan Barabai. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan para jemaah agar dapat menjalankan ibadah haji sesuai tuntunan syariat dan ketentuan terbaru pemerintah.
Pembukaan manasik dilakukan oleh Bupati HST Samsu Rizal diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda HST, Ainur Rafiq.
Dalam sambutannya, Assisten Ainur Rafiq menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh para calon jemaah.
“Bapak dan Ibu sekalian pantas disebut sebagai orang yang beruntung atas kesabaran selama ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kesempatan berhaji adalah karunia besar yang harus disambut dengan persiapan matang agar meraih haji yang mabrur.
Pelaksanaan manasik tahun ini mengacu pada sejumlah regulasi terbaru, di antaranya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah serta Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 tentang Kementerian Haji dan Umrah.
Kepala Seksi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama HST, Khairussalim, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan mengikuti pedoman resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2025 serta keputusan Dirjen Bina Haji dan Umrah tahun ini.
“Selain berpedoman pada aturan nasional, pelaksanaan juga disesuaikan dengan kondisi lokal agar berjalan lancar dan efektif,” jelasnya.
Sebanyak 332 jemaah mengikuti bimbingan tahun ini, terdiri dari 142 laki-laki dan 190 perempuan. Frekuensi manasik mengalami penyesuaian, dari biasanya 10 kali pertemuan menjadi 5 kali, yakni satu kali tingkat kabupaten dan empat kali tingkat kecamatan. Meski demikian, Kabupaten HST telah melaksanakan 18 kali bimbingan mandiri melalui berbagai lembaga seperti IPHI dan KBIH.
Profil jemaah tahun ini berasal dari beragam latar belakang pekerjaan, dengan mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga, karyawan swasta, serta tani dan nelayan.
Bimbingan tingkat kecamatan dibagi menjadi tiga zona. Zona 1 dilaksanakan di Masjid Az Zikra untuk Kecamatan Barabai. Zona 2 bertempat di Masjid At-Taubah Pantai Hambawang untuk empat kecamatan di wilayah Labuan Amas dan sekitarnya. Sedangkan Zona 3 digelar di Masjid Mubarak untuk enam kecamatan di wilayah Batang Alai dan sekitarnya.
Materi yang diberikan meliputi tata cara ibadah haji, pembinaan kesehatan, hingga adaptasi lingkungan di Tanah Suci. Metode pembelajaran dilakukan melalui ceramah, tanya jawab, serta praktik langsung menggunakan pakaian ihram pada sesi akhir.
Sumber pembiayaan kegiatan berasal dari anggaran Kementerian Agama dan Badan Pengelola Keuangan Haji tahun 2026.
Secara nasional, kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 26 April 2026. Jemaah HST tergabung dalam Kloter 14 bersama 21 jemaah dari Kota Banjarmasin. Kloter ini akan memasuki asrama haji pada 12 Mei 2026 pukul 09.20 WITA dan berangkat ke Tanah Suci melalui Bandara Syamsuddin Noor pada keesokan harinya, dengan perkiraan tiba di Jeddah pukul 17.00 waktu setempat.
Pemeriksaan kesehatan tahun ini juga diperketat sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istitha’ah Kesehatan Haji. Beberapa calon jemaah yang belum memenuhi syarat kesehatan diharapkan dapat diberangkatkan pada tahun berikutnya.
Panitia turut menyampaikan terima kasih kepada pengurus Masjid Az Zikra serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan.
Para jemaah diimbau mengikuti setiap sesi dengan aktif serta menjaga kebersamaan selama pelatihan maupun perjalanan ibadah nanti. Selain kesiapan fisik dan pengetahuan, persiapan akhlak seperti kesabaran, tawakal, dan toleransi juga ditekankan agar ibadah haji berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh peserta.
*
Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya