Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat Banua kembali bergulir. Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, resmi membuka Pasar Wadai Ramadan 1447 H melalui prosesi penabuhan rampak kendang di Panggung Utama Siring 0 Km, Banjarmasin, Kamis (19/2/2026).
Pembukaan ditandai dentuman kendang yang menggema di tepi Sungai Martapura, menjadi penanda dimulainya perhelatan kuliner khas Banjar yang digelar sepanjang bulan suci Ramadan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kota Banjarmasin.
Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua BKOW Kalsel drg. Ellyana Trisya Hasnuryadi, Ketua DPRD Kalsel Supan HK beserta jajaran Forkopimda Kalsel, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR bersama Ketua TP PKK Eli Listriani, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel M. Syarifuddin, serta para kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.
Sebanyak sekitar 200 stan memadati kawasan Siring 0 Km. Aneka wadai khas Banjar seperti apam, bingka, amparan tatak, ipau, lupis, hingga kokoleh tersaji berderet, berdampingan dengan beragam hidangan berbuka puasa lainnya. Tak hanya kuliner, tersedia pula layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung.
Festival yang digelar setiap hari pukul 16.00–18.00 Wita ini bukan sekadar pusat jajanan Ramadan, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Hasnuryadi mengawali dengan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat Kalimantan Selatan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Semoga bulan penuh berkah ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat pengabdian kepada Banua tercinta,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pasar Wadai telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Kalsel.
“Pasar Wadai adalah warisan tradisi Banua yang selalu dinanti setiap Ramadan. Di sini bukan hanya transaksi ekonomi yang terjadi, tetapi juga silaturahmi lintas agama dan golongan yang mempererat kebersamaan,” katanya.
Menurutnya, suasana hangat menjelang berbuka puasa menjadi ciri khas yang memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Selain bernilai budaya, Pasar Wadai dinilai memiliki dampak ekonomi signifikan. Perputaran uang dari ratusan stan UMKM selama Ramadan diharapkan mampu mendongkrak pendapatan pelaku usaha lokal.
Namun demikian, Wagub mengingatkan pentingnya semangat berbagi di bulan suci.
“Bagi yang memiliki rezeki lebih, mari berbelanja bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk dibagikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ramadan adalah bulan berbagi,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para pedagang untuk menjaga kualitas dan keamanan produk.
“Pastikan makanan yang dijual itu halal, sehat, bersih, dan aman untuk dikonsumsi. Kepercayaan masyarakat adalah hal yang utama,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalsel atas dukungan penuh dalam penyelenggaraan Festival Pasar Wadai Ramadan tahun ini. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalsel Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman beserta jajaran Pemprov Kalsel.
“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin, saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi dan dukungan penuh dalam penyelenggaraan Pasar Wadai Ramadan tahun ini,” ujarnya.
Yamin menegaskan, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota bukan sekadar pembagian peran dalam sebuah kegiatan, melainkan penyatuan visi demi kemajuan daerah.
“Sinergi ini bukan hanya tentang siapa berbuat apa dalam sebuah acara, tetapi tentang menyatukan visi untuk menggerakkan perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM, memperkuat identitas budaya Banjar agar tetap lestari, serta menghadirkan ruang kolaborasi yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh warga,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Usai seremoni pembukaan, Wakil Gubernur bersama rombongan meninjau stan-stan kuliner, menyapa pedagang, serta melihat langsung aneka produk UMKM yang ditawarkan kepada masyarakat.
Penulis: Cynthia/Salman
Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya