Musibah Banjir Perlu Mitigasi Luar Biasa dan Percepatan Penanggulangan

RAKOR BANJIR-Ketua DPRD Provinsi Kalsel Dr (HC) H Supian HK, SH, MH didampingi wakilnya H Kartoyo SM memimpin Rapat Koordinasi Lintas Komisi Penanganan Banjir dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Dinansyah beserta jajaran.(foto : humasdprdkalsel)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Musibah banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan, antara lain di Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, Banjar dan Banjarmasin, maka harus ada mitigasi bencana yang luar biasa hingga percepatan penanggulangannya agar tidak berlarut-larut dan tidak kembali terjadi.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalsel Dr (HC) H Supian HK, SH, MH usai memimpin Rapat Koordinasi Lintas Komisi dengan menghadirkan SKPD terkait guna mencari solusi teknis penanganan banjir yang telah berlangsung selama tiga bulan.

“Langkah mitigasi yang luar biasa sangat diperlukan hingga percepatan penanggulangannya agar masalah banjir ini tidak terus berlarut tanpa penanganan serius,” ujar Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel H Kartoyo, Kamis (22/1/2026)

Supian HK menyebutkan untuk langkah jangka pendek yang menjadi prioritas, yakni normalisasi sungai yang kondisinya dangkal serta pembersihan lahan yang menghambat arus menuju Sungai Barito, mudah-mudahan dalam dua atau tiga hari ini sudah ada pergerakan.

“Hari ini kita langsung melaksanakan rapat,” tukasnya.

Lanjutnya rapat ini digelar setelah sepekan sebelumnya kami turun ke daerah pemilihan masing-masing dalam kegiatan reses.

“Kami sampaikan kepada pihak eksekutif untuk didiskusikan bersama adalah hasil dari pantauan di lapangan selama sepekan,” ujarnya.

Politisi senior Golkar ini menyebut, musibah banjir yang terjadi dari tahun ke tahun menunjukkan dampak yang kian meluas, karena itu pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Gubernur Kalsel H Muhidin, yang juga memiliki perhatian serius terhadap persoalan ini.

Tindak lanjutnya, DPRD Kalsel berencana kembali mengundang pihak-pihak terkait pada awal bulan depan untuk mengevaluasi sejauh mana langkah penanggulangan yang telah dilakukan.

Dikesempatan itu Supian HK juga menyampaikan akan adanya penambahan anggaran guna percepatan penanggulangan bencana banjir, salah satunya mungkin dengan melakukan kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah daerah, kabupaten/kota atau pemerintah pusat.

Sementara Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Dinansyah mengharapkan sinergi semua pihak ini mampu mempercepat turunnya debit air yang selama ini tertahan akibat sumbatan pada jalur pembuangan alami.

Sedangkan kendala anggaran di 2026 ini dari hasil rapat itu menyepakati skema penambahan dan pengalihan prioritas dana demi kepentingan masyarakat luas, salah satunya direncanakan untuk alokasi anggaran yang sebelumnya untuk proyek sport center akan dimaksimalkan terlebih dahulu guna mendukung kecepatan penanggulangan bencana di daerah.

Selain itu koordinasi dengan pemerintah pusat juga terus diupayakan melalui usulan dana darurat, terutama pada area yang masuk dalam kewenangan Balai Besar.

Editor/* : Sophan Sopiandi

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Related posts

Fraksi Nasdem Kalsel Sarankan Bentuk Pansus Percepatan Penanganan Banjir

BPBD Kalsel Usul Musrenbang Penanggulangan Bencana

DPRD Kalsel Terima Aspirasi BEM se-Kalsel Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD dan Janji Teruskan ke Pusat