Mayat Mengapung di Sungai Martapura Pelabuhan Bawang Dijemput Keluarga

KELUARGA KORBAN - Temuan mayat mengapung di Sungai Martapura Pelabuhan Bawang bernaka Rshmat Robianor. Anak korban bernama Ananda Oktavia saat mau menjemput jenazah waktu melapor kepada petugas RS Ulin, Rabu 13/4/2022) siang. (foto:sum/brt)

Banjarmasin, BARITO – Temuan mayat di Pelabuhan Bawang Sungai Martapura Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan , Rabu (13/4/2022) siang sekitar pukul 15.00 Wita kemarin, kini sudah diketahui identitasnya. Anak korban bernama Ananda Oktovia datang ke kamar Mayat RSUD Ulin, bersama dua kakak ipar dan paman menyatakan bahwa korban itu bernama Rahmat Robianor (47), Kamis (14/4/2022) pagi.

Ananda mengatakan, korban merupakan warga Jalan Djok Mentaya Gang Mandor Kelurahan Mawar Banjarmasin Tengah. Ayahnya diajak teman korban bernama Muhyar pergi naik kapal karena ada pekerjaan. Muhyar sendiri juga tenggelam dan saat ini masih dicari di sungai tersebut.

Ananda anak satu-satunya Rahmat Robianor itu mengatakan, korban sudah dua hari pergi, namun hal itu biasa kemana dia pergi. Bahkan duda sudah cukup lama itu sempat pamit kerja sama ibunya Mariatul Wahidah (68).

Korban memang sering diajak Muhyar yang punya satu toko di Pasar Lima, namun kali ini saat dihubungi ponselnya tidak bisa dihubungi. “Nenek saya sudah ada perasaaan tidak enak hati sejak Senin malam pergi ayah,”singkat Ananda yang mengenakan kacamata hitam ini.

Dia menambahkan informasi mengetahui korban tenggelam itu dari temannya yang lain bernama Hasbi bersama istrinya datang ke rumah Ananda atau korban. Kini korban akan dimakamkan di Alkah keluargan di kawasan Lapangan Golf Banjarbaru.

Seperti diketahui, awalnya korban merupakan tanpa identitas itu tinggi 175 cm dan pakai celana jins pendek tiga perempat. Sementara baju kaos warna hijau dan rambut botak berambut di belakang.

Pihak relawan dan kepolisian menemukan
Identitas ponsel android dan ponsel GSM serta kunci kendaraan jenis Honda. Di samping itu juga ada minyak harum, masker dan mancis. Dari baju kaos warna hijau dikenakannya, bertuliskan club motor yakni Raider Of Abdarel Hard Worker dan ada gambar motor jenis CB

Mayat mengapung pertama kali dilihat Amat warga setempat. Lalu kepada warga dilaporkan ke pihak Basarnas hingga petugas relawan langsung mengevakuasi mayat tersebut.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin AKP Christugus Liren melalui Kanit Gakkum Ipda Alamsyah Sugianto mengatakan, selaun Rahmat, pihaknya masih mencari Muhyar di sungai tersebut.

Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius

Related posts

Jelang Operasi Ketupat Intan 2026, Ditlantas Polda Kalsel Pastikan Jalur Mudik dan Wisata Aman

Preman Palak Juru Parkir di Dharma Praja Banjarmasin, Korban Ditusuk karena Tolak Beri Uang

Pria Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Handil Bakti