Layanan Haji 2026 Lebih Berkualitas, Ini Komitmen Pemerintah

by adm barito post
0 comments 2 minutes read
Rukun Islam Kelima, Naik Haji Ke Baitullah

Jakarta, BARITOPOST.CO.ID – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang jauh lebih berkualitas. Tiga pilar utama yang menjadi target tahun ini adalah ketepatan waktu, peningkatan standar layanan, dan penguatan perlindungan jemaah secara menyeluruh.

Baca Juga: Mengapa Durasi Waktu Puasa Berbeda

Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda Media Briefing: Outlook Penyelenggaraan Haji Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Lobby VIP Sekretariat UPT Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Menhaj menjelaskan bahwa persiapan tahun ini tidak hanya menyentuh aspek teknis di lapangan, tetapi juga melakukan pembenahan besar-besaran pada tata kelola, pengawasan, dan integritas sistem.

“Fokus kami tahun ini adalah memastikan setiap proses berjalan tepat waktu dengan layanan yang lebih bermutu. Pemerintah bekerja secara menyeluruh; tidak hanya soal teknis, tapi juga memperkuat pengawasan agar penyelenggaraan haji transparan dan akuntabel,” ujar Menhaj Mochamad Irfan Yusuf.

Setiap kebijakan yang diambil, lanjut Menhaj, harus berdampak langsung pada kenyamanan dan ketenangan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Baca Juga: Mengapa Durasi Waktu Puasa Berbeda

Terkait kesiapan di Arab Saudi, Kementerian Haji terus mengawal penyediaan akomodasi, konsumsi, dan transportasi. Koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi dilakukan untuk memastikan standar layanan mampu mengakomodasi jemaah Indonesia dalam jumlah besar secara presisi.

Di tanah air, persiapan keberangkatan pun tak kalah sigap, antara lain Logistik & Transportasi, dengan dilaksanakannya koordinasi lintas kementerian, maskapai, dan pengelola bandara dipercepat.

Sedangkan kesiapan di Asrama Haji, fasilitas embarkasi disiapkan agar jemaah merasa nyaman dan aman sebelum bertolak ke Tanah Suci. Selain itu juga dilaksanakan pemantauan pelunasan biaya haji dilakukan secara ketat guna memastikan sinkronisasi data pemvisaan berjalan tanpa kendala administratif.

Menhaj memberikan penekanan khusus pada faktor kesehatan. “Keselamatan jemaah adalah hal yang tidak bisa ditawar. Pemenuhan syarat istithaah kesehatan dan kesiapan tenaga medis di setiap titik layanan menjadi prioritas utama pemerintah,” tegasnya.

Baca Juga: Mengapa Durasi Waktu Puasa Berbeda

Guna mendukung pelayanan di lapangan, rekrutmen petugas haji tahun ini dilaksanakan secara transparan berbasis kompetensi. Petugas akan menjalani pelatihan intensif agar mampu menghadapi dinamika lapangan, terutama dalam memberikan pelayanan optimal bagi jemaah kategori rentan dan lansia.

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar