Jakarta, BARITOPOST.CO.ID – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan kunjungan kerja ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI di Jakarta untuk koordinasi mendorong penguatan program perumahan rakyat sebagai bentuk komitmen solusi nyata pemenuhan rumah layak bagi masyarakat, Senin (5/1/2026).
Dikesempatan itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel Achmad Maulana menyampaikan pertemuan tersebut memberikan arah jelas bagi daerah untuk memperkuat sinergi lintas sektor, salah satu poin penting ialah optimalisasi peran Bank Kalsel dalam mendukung kredit mikro bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia menilai skema pemberdayaan berbasis pembiayaan mikro yang telah berhasil diterapkan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dapat dijadikan percontohan.
“Program tersebut direncanakan untuk dikembangkan kembali pada 2026 agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” sebutnya.
Selain pembiayaan, persoalan relokasi permukiman juga menjadi perhatian serius DPRD Kalsel.
Menurut Achmad Maulana, meski konsep relokasi telah tersedia, pendekatan sosial tetap menjadi tantangan, khususnya di wilayah perdesaan yang memiliki keterikatan kuat dengan tanah leluhur.
Disebutkannya untuk kawasan perkotaan, relokasi dinilai lebih memungkinkan dilakukan secara bertahap. Penataan permukiman menjadi penting seiring perpindahan ibu kota provinsi ke Banjarbaru, termasuk kawasan permukiman di wilayah Banjarmasin Utara.
DPRD Kalsel menegaskan kesiapan membahas dukungan anggaran untuk sektor perumahan. Namun demikian optimalisasi program tetap bergantung pada usulan yang diajukan Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai pemegang kewenangan perencanaan.
Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Kawasan Permukiman Ditjen Kawasan Permukiman Kreshnariza Harahap menyatakan program perumahan nasional mengedepankan semangat gotong royong.
Ia mengapresiasi DPRD Kalsel yang dinilai konsisten memperjuangkan sektor perumahan serta mendorong kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Editor/* : Sophan Sopiandi
Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya