Jelang Haul Guru Zuhdi, Satlantas Polresta Banjarmasin Rekayasa 9 Jalur dan Siapkan 19 Kantong Parkir

REKAYASA ARUS - Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Embang Pramono saat menjelaskan penutupan arus jelang Haul ke-6 Guru Zuhdian Noor, Jumat (13/2/2026) pagi. (foto: sum/brt)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Sehari menjelang pelaksanaan Haul ke-6 Guru Zuhdian Noor bin Muhammad pada Sabtu (14/2/2026), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin melakukan langkah antisipatif dengan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sembilan titik penutupan jalan. Selain itu, sebanyak 19 kantong parkir disiapkan untuk menampung kendaraan jamaah.

Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Embang Pramono mengatakan, pengaturan lalu lintas tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari panitia haul, relawan, dinas terkait di lingkungan Pemko Banjarmasin seperti Dishub dan Satpol PP, hingga sejumlah organisasi masyarakat yang mendirikan posko pengamanan.

“Rekayasa arus ini bertujuan untuk pencegahan kemacetan dan pengaturan buka-tutup jalan. Namun penerapannya tetap melihat situasi di lapangan, terutama kepadatan jamaah di Zona Dua hingga Ring Empat,” ujar Embang kepada wartawan, Jumat (13/2/2026) pagi.

Ia menjelaskan, apabila Zona Dua mulai padat, maka potensi kemacetan akan meluas hingga ke Jalan S Parman, Teluk Dalam, dan Sultan Adam. Karena itu, pihaknya telah menyiapkan sembilan titik penutupan arus lalu lintas, yakni di simpang empat Jalan Sultan Adam, simpang tiga Malkon Temon – Sultan Adam, simpang tiga Sungai Jingah – Sultan Adam, simpang empat Sungai Mesa Melayu, simpang empat Sungai Mesa – Kapten Piere Tendean, simpang tiga Nol Kilometer, simpang tiga Tarakan, simpang empat Pasar Lama, hingga Pos 4 simpang empat Belitung – Jalan S Parman.

Berkaca pada pelaksanaan tahun lalu, halaman Mapolresta Banjarmasin juga kembali difungsikan sebagai kantong parkir. Bahkan, sebaran jamaah saat itu mencapai depan gereja di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Pasar Lama.

“Untuk Ring Satu, radius sekitar satu kilometer berada di kawasan Masjid Jami Sungai Jingah, mulai dari dalam gang sekitar masjid hingga Jembatan Sulawesi dan simpang tiga Jalan Sultan Adam,” jelasnya.

Zona Dua berada di kawasan Jalan Sulawesi, Kelurahan Pasar Lama, sedangkan Zona Tiga di Jalan Sultan Adam. Sementara Zona Empat akan diberlakukan jika terjadi kepadatan arus masuk kendaraan dari arah Kayu Tangi Ujung, dengan penutupan di Jalan Adhyaksa.

Terkait kantong parkir, Satlantas menyiapkan sedikitnya 19 lokasi, di antaranya di halaman Gedung Hafiyun, Kampus STIHSA, Universitas Terbuka, Attanwir, SMAN 5, dan SMIP 1946. Selain itu juga tersedia di kawasan Banjarmasin Tengah seperti Eks Kantor Gubernur, Siring Pasar Lama, halaman Polresta Banjarmasin, dan Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Untuk kawasan Kayu Tangi, kantong parkir disiapkan di halaman ULM Banjarmasin, Samsat 2 Banjarmasin, Taman Budaya, Gedung Susu, hingga Gedung Wanita. Sedangkan jamaah dari luar kota diarahkan ke Lapangan Kamboja di Jalan Anang Adenansi. Jalan Antasan Kecil Barat (AKBA) hanya diperbolehkan untuk kendaraan roda dua.

Sementara untuk jalur keluar atau arus bubar jamaah, diarahkan melalui Jalan Antasan Kecil Timur (AKT), kemudian menuju Jalan Sultan Adam dan simpang empat Pasar Lama.

Embang juga menambahkan, pihaknya telah mengimbau agar kendaraan angkutan umum dan logistik tidak melintasi jalur penutupan. Truk dan pikap dialihkan melalui Jalan Lingkar Dalam, sementara kendaraan dari Teluk Dalam diarahkan ke Jalan Ahmad Yani, terutama pada siang hingga malam hari.

“Semua rekayasa dan penutupan jalan ini sudah kami sampaikan kepada pihak angkutan dan Organda terkait,” pungkasnya.

Penulis: Arsuma
Editor: Mercurius

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Related posts

Promosi ke Kejari Batam, Dimas Resmi Jabat Kasi Datun

Satlantas Polresta Banjarmasin Imbau Jamaah Haul ke 6 Guru Zuhri Patuhi Arahan Rekayasa Jalan dan Parkiran

Ciptakan Budaya Tertib Berlalu Lintas, 10 Ribu Ojek Online di Kalsel Jadi Mitra Strategis Polantas