Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kembali menunjukkan kepedulian nyata di bidang kesehatan dengan menyalurkan bantuan dana akomodasi dan pengobatan bagi dua warga Kalimantan Selatan yang menderita gangguan jantung.
Baca Juga: UMP Kalsel Naik dari Rp3,49 Juta Jadi Rp3,72 Juta
Kedua penerima manfaat tersebut, Syahanna Novianti (balita berusia 1 tahun) dan Muhammad Hafizs Habibie (remaja berusia 18 tahun), membutuhkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.
Syahanna Novianti, putri kedua dari pasangan Bapak Baidawi dan Ibu Hadijah asal Desa Pulau Sewangi, Barito Kuala, harus berjuang melawan diagnosa penyakit jantung bocor bawaan yang terdeteksi sejak masih dalam kandungan.
Setelah menjalani pemeriksaan echocardiography di RS Ansari Saleh Banjarmasin, dokter memberikan rujukan mendesak agar Syahanna segera dibawa ke Jakarta untuk tindakan medis yang lebih spesifik. Namun, kondisi ekonomi keluarga menjadi penghambat besar.
Baca Juga: UMP Kalsel Naik dari Rp3,49 Juta Jadi Rp3,72 Juta
Kisah serupa dialami oleh Muhammad Hafizs Habibie (18), warga Banjarmasin yang didiagnosa menderita Gangguan Irama Jantung atau Aritmia. Sebagai anak dari keluarga prasejahtera, Hafizs sangat bergantung pada kesembuhan untuk menatap masa depannya.
Ayah Hafizs, Bapak Idris, bekerja hanya sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tidak menentu, sementara ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Rujukan dari RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh sudah di tangan, namun biaya transportasi, tempat tinggal sementara di Jakarta, serta kebutuhan selama masa pengobatan menjadi beban berat bagi keluarga ini.
Bantuan yang diserahkan oleh Bank Kalsel melalui UPZ Bank Kalsel mencakup biaya transportasi, akomodasi, serta kebutuhan penunjang lainnya selama masa perawatan di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.
Langkah ini diambil karena biaya operasional non-medis seringkali menjadi penghalang bagi keluarga tidak mampu untuk mengakses layanan kesehatan rujukan nasional. “Kami memahami bahwa selain biaya pengobatan yang mungkin dicover jaminan kesehatan, biaya akomodasi dan hidup di Jakarta bukanlah hal yang murah bagi keluarga prasejahtera.
Baca Juga: UMP Kalsel Naik dari Rp3,49 Juta Jadi Rp3,72 Juta
UPZ Bank Kalsel hadir untuk memastikan bahwa kendala biaya transportasi tidak memutus harapan saudara-saudara kita untuk mendapatkan kesembuhan,” ungkap Ketua UPZ Bank Kalsel, Doso Setiawan.
Melalui bantuan ini, diharapkan Syahanna Novianti dan Muhammad Hafizs Habibie dapat segera menjalani prosedur medis yang diperlukan dan kembali ke Kalimantan Selatan dalam kondisi kesehatan yang lebih baik.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, kamu bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel.