Dua Napi Narkoba asal Kalsel Dipindahkan ke Nusa Kambangan

NAPI DIPINDAHKAN-Dua narapidana kasus narkotika berinisial DP dan SF dipindahkan ke lapas di LPN Kelas IIA Nusa kambangan pada hari Kamis, (4/11/2021.((foto;:ist)

Banjarmasin, BARITO – Sebanyak dua narapidana kasus narkotika berinisial DP dan SF dipindahkan ke lapas di Nusa Kambangan pada hari Kamis, (4/11/2021. Narapidana tersebut ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (LPN) Kelas IIA Nusa Kambangan.

Sebelum dilakukan pemindahan, keduanya merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Tanjung (DP) dan Lapas Kelas IIA Karang Intan (SF). Mereka dipindahkan merupakan mantan pegawai Lapas yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran Narkoba.

Kepala Divisi Pemsyarakatan Kalimantan Selatan, Sri Yuwono menyampaikan, pemindahan ini dilakukan sebagai upaya Kementerian Hukum dan HAM melalui Kantor Wilayah Kalimantan Selatan dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di Lapas atau Rutan. Pemindahan 2 WBP tersebut ke Lapas Narkotika Nusakambangan yang merupakan oknum petugas adalah implementasi dari perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

“Pemindahan itu dilakukan sebagai bentuk sanksi yang lebih berat kepada mereka dan agar menjadi contoh bagi petugas lain untuk tak melakukan kesalahan yang sama,” tegasnya

Selain itu, pemindahan ini merupakan hasil dari penilaian deteksi dini kerawanan keamanan dan ketertiban pada Lapas atau Rutan di Kalimantan Selatan.

Pada proses pemindahan, dilaksanakan sesuai SOP dan pengawalan yang sangat ketat dari petugas Lapas Narkotika Karang Intan, Kantor Wilayah yang dipimpin langsung Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sri Yuwono, Kabid Yantahkeshab Lola Basan dan Keamanan, Muhammad Susanni dengan dibantu oleh empat anggota dari Satuan Brimob Polda Kalsel, sebagai bagian dari sinergitas Kemenkumham dengan penegak hukum lain.

Penulis: Arsuma
Editor : Mencurius

Related posts

Jelang Operasi Ketupat Intan 2026, Ditlantas Polda Kalsel Pastikan Jalur Mudik dan Wisata Aman

Preman Palak Juru Parkir di Dharma Praja Banjarmasin, Korban Ditusuk karena Tolak Beri Uang

Pria Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Handil Bakti