Bocah Panti Asuhan Ashabul Yamin Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai Manggis Banjarmasin

by baritopost.co.id
0 comments 2 minutes read
Korban bocah tenggelam di Sungai Gang Taufiq Jalan Manggis Banjarmasin, Minggu (11/1/2026) siang. (foto: istimewa)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Seorang bocah bernama Rakaani Muhammad Fakhid Sumilad (10) dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat bermain di sungai Gang Taufiq, Jalan Manggis, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat kejadian, korban diduga tidak bisa berenang. Meski demikian, anak Panti Asuhan Ashabul Yamin tersebut nekat ikut bermain air dan tenggelam-tenggelaman di sekitar jembatan tepi sungai.

Menurut keterangan saksi, teman korban bernama Hanan mulai khawatir ketika Rakaani tidak kunjung muncul ke permukaan air. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar, yang langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban.

Sayangnya, meski sempat mendapatkan pertolongan dan mata korban masih terbuka, nyawanya tidak tertolong. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, namun diduga telah meninggal dunia sejak di lokasi kejadian karena sudah tidak bernapas dalam perjalanan hingga tiba di IGD.

Paman korban, Aditya Ari Saputra (38), mengatakan bahwa keponakannya diduga bermain di bagian sungai yang terlihat dangkal. Namun korban diduga terpeleset atau terjatuh hingga lama tidak muncul ke permukaan.

Sementara itu, kakak korban Alfaro (12) menuturkan bahwa sebelum kejadian mereka sempat beraktivitas bersama.

“Dia habis jogging atau lari pagi, lalu main air dan mengajak temannya bernama Hanan. Saya sempat memanggil Hanan karena disuruh korban,” ujarnya.

Diketahui, korban telah tinggal di Panti Asuhan Ashabul Yamin selama sekitar lima bulan terakhir untuk mengikuti pendidikan baca tulis.

“Baru satu semester atau sekitar enam bulan. Karena tidak bisa masuk SD, lalu ikut kejar paket A supaya nanti bisa lanjut ke SMP,” jelas salah satu pengurus panti.

Selama ini korban tinggal di Panti Ashabul Yamin, Jalan Gang Limau, Cempaka Putih, Banjarmasin. Pengurus panti juga mengungkapkan bahwa korban rencananya akan merayakan ulang tahun pada 15 Januari mendatang.

Selain paman dan pengurus panti yang menshalatkan jenazah, tante korban yang juga istri Aditya turut hadir. Ia menyebutkan bahwa ibu korban tinggal di Lingkungan 2, Manado, Sulawesi Utara. Sang ibu telah menikah kembali dan menetap di Manado, sementara ayah korban, Syaiful Imami, diketahui telah meninggal dunia dua tahun lalu karena sakit.

Setelah dishalatkan usai Sholat Ashar di Masjid Muhammadiyah 9, Jalan Manggis, jenazah korban dimakamkan di Jalan A Yani Km 21, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

Penulis : Arsuma
Editor : Mercurius

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar