Asyik Bermain di Sungai Martapura, Bocah Warga Pengambangan Diduga Tenggelam

by Arsuma
0 comments 2 minutes read
Pihak Satpolair bersama relawan saat melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Martapura kawasan Sungai Lulut, Banjarmasin, Senin (5/1/2026) sore. (foto: istimewa)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – Seorang bocah bernama Husni (14), warga Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, diduga tenggelam saat bermain di Sungai Martapura, tepatnya di Jalan Rahayu Komplek Gardu Mekar Indah RT 14 RW 01 No 30, Kelurahan Sungai Lulut, Senin (5/1/2026) sore sekitar pukul 17.20 Wita.

Saat kejadian, korban diketahui sedang bermain berenang bersama teman-temannya dengan cara saling tenggelamkan badan. Namun setelah beberapa saat, korban tidak lagi muncul ke permukaan air. Upaya pencarian oleh warga di titik koordinat 3°18’56.4″S 114°37’12.9″E tidak membuahkan hasil.

Korban yang merupakan pelajar SMP kelas II di Banjarmasin tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak relawan dan aparat terkait untuk dilakukan pencarian lebih lanjut.

Mendapat laporan tersebut, Satpolair Polresta Banjarmasin langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pendataan terhadap korban. Diketahui, Husni merupakan warga Jalan Pengambangan RT 06 RW 01, Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Berdasarkan keterangan dua saksi yang merupakan teman korban, yakni Arya (15) dan Muhammad Faisal (14), saat itu mereka sedang asyik berenang sambil bermain tenggelam-tenggelaman di pinggir sungai. Namun setelah bercanda, korban justru lama tidak muncul ke permukaan air.

Merasa khawatir dengan keselamatan korban, kedua saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada Supian (50), yang merupakan orang tua Husni. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan ke pihak emergency serta Satpolair Polresta Banjarmasin.

Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian, korban sebenarnya telah diperingatkan oleh warga sekitar dan teman-temannya agar tidak melewati batas aman yang ditandai dengan batang bambu. Namun peringatan tersebut tidak dihiraukan.

Korban tetap melanjutkan permainan dengan cara bercanda menekan badan saksi ke dalam air. Saat saksi berpura-pura tenggelam dan kemudian naik ke batang kayu, korban justru ikut masuk ke air dan tidak kunjung muncul kembali ke permukaan.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan hingga Senin sore, pihaknya masih melakukan upaya pencarian bersama relawan serta tim Search and Rescue (SAR) Banjarmasin.

“Saat ini pencarian masih terus dilakukan bersama relawan dan tim SAR. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” pungkasnya.

Penulis : Arsuma
Editor : Mercurius

Follow Google News Barito Post dan Ikuti Beritanya

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar