Kejurprov Renang Perairan Terbuka Kalsel Sekaligus Seleksi Menuju PON Pantai

by baritopost.co.id
0 comments 4 minutes read
Sekretaris Umum Akuatik Kalsel, Muchlis Muchtar mengalungkan medali kepada pemenang Kejurprov Renang Perairan Terbuka 2026. (foto: Tolah/brt)

Banjarmasin, BARITOPOST.CO.ID – ** Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik Kalsel telah melaksanakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Perairan Terbuka. Sekaligus sebagai ajang seleksi PON Pantai, Senin (19/10/2026) di Banjarmasin.

Persaingan Kejurprov)Renang Perairan Terbuka Kalsel berlangsung ketat. Pada hari pertama, atlet Kabupaten Tabalong mencuri perhatian dengan mengamankan dua podium teratas nomor 5.000 meter putri sekaligus menempatkan sejumlah perenang di posisi tiga besar.

Kejurprov ini tidak sekadar menjadi arena persaingan antardaerah. Kejuaraan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang seleksi atlet untuk menghadapi kejuaraan renang perairan terbuka tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada November mendatang.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Akuatik, Djuhriannor, yang juga bertindak sebagai panitia pertandingan, mengatakan nomor yang dipertandingkan pada hari pertama meliputi 5.000 meter dan 3.000 meter putra-putri.

“Sejujurnya, kegiatan hari ini lebih mengarah ke seleksi. Kami ingin melihat potensi atlet yang nantinya bisa dipersiapkan untuk kejuaraan perairan terbuka pada November,” ujarnya.

Pada nomor 5.000 meter putra, Wil ar Abqary Anugerah dari Banjarbaru tampil sebagai juara pertama dengan catatan waktu 1 jam 39 menit 3,23 detik. Atlet Tabalong, Alfa Ariya Maulana, finis di posisi kedua dengan waktu 1 jam 43 menit 23,57 detik, disusul Hezkiel Marchiano dari Banjarmasin di posisi ketiga dengan waktu 1 jam 51 menit 40,06 detik.

Dominasi Tabalong terlihat pada nomor 5.000 meter putri. Dasha Sakinah Ayu A.K. menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 jam 46 menit 28,05 detik. Rekannya, Indah Yuliati, menyusul di posisi kedua dengan waktu 1 jam 51 menit 59,71 detik. Sementara itu, Chantika Anantazsa dari Banjarmasin menempati peringkat ketiga dengan waktu 2 jam 7 menit 58,15 detik.

Persaingan pada nomor 3.000 meter juga menghadirkan wakil dari sejumlah daerah. Di sektor putra, RM Rizky Hendrawan Utama dari Banjarmasin meraih juara pertama dengan waktu 54 menit 2,32 detik. Posisi kedua ditempati Alzema Ghaisan Mirza dari Tabalong dengan waktu 57 menit 7,98 detik, sedangkan Zia Fauzi Maulana, juga dari Tabalong, berada di peringkat ketiga dengan waktu 58 menit 36,38 detik.

Adapun nomor 3.000 meter putri dimenangi Siti Nur Maulita Maharani dari Tanah Laut dengan catatan waktu 1 jam 4 menit 6,50 detik. Girisha Aruna Wardhani dari Banjarbaru menempati posisi kedua dengan waktu 1 jam 8 menit 22,09 detik, disusul Thalita Hasna Humaira dari Banjarmasin di posisi ketiga dengan waktu 1 jam 9 menit 16,09 detik.

Djuhriannor menjelaskan, hasil seleksi akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan atlet yang berhak mewakili Kalsel. Atlet yang meraih peringkat pertama menjadi prioritas untuk dipersiapkan menghadapi kejuaraan berikutnya.

Menurutnya, terdapat penyesuaian nomor yang dipertandingkan dalam seleksi dengan nomor yang akan diikuti atlet pada kejuaraan mendatang. Perenang yang mengikuti seleksi 3.000 meter diproyeksikan turun pada nomor 5.000 meter, sedangkan peserta nomor 5.000 meter dipersiapkan untuk nomor 10.000 meter.

“Kalau melihat kondisi dan daya tahan atlet, kami menilai mereka masih berpotensi untuk turun di nomor 10.000 meter. Namun, tentu akan dilihat lagi dari hasil seleksi dan kesiapan masing-masing,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembinaan renang perairan terbuka di Kalsel mulai menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Atlet daerah juga telah mengikuti sejumlah kejuaraan di luar daerah, termasuk di Lamongan, Lampung, dan Bali.

Meski demikian, pembinaan masih menghadapi tantangan, terutama dalam menyediakan tempat latihan yang sesuai dengan karakteristik renang perairan terbuka. Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat latihan atlet lebih banyak dilakukan di kolam renang.

Ke depan, Akuatik Kalsel berencana mencoba lokasi latihan perairan terbuka, termasuk kawasan yang memungkinkan atlet beradaptasi dengan kondisi air dan lingkungan di luar kolam.

Pengalaman berlatih di perairan terbuka, lanjutnya, penting untuk meningkatkan daya tahan sekaligus membiasakan atlet menghadapi kondisi perlombaan yang berbeda dengan renang di kolam.

“Melalui Kejurprov sekaligus seleksi ini, Akuatik Kalsel dapat menjaring perenang potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional serta memperkuat pembinaan renang perairan terbuka di daerah,” ucapnya.

Penulis/Editor: Tolah

Follow Google News Barito Post

​

Baca Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar