oleh

Zuriat Tolak Kubah Basirih Jadi Kegiatan Politik 

-Politik-1.176 views

Banjarmasin, BARITO – Kubah Al Habib Hamid Bin Abbas Bahasyim (Habib Basirih) di Jalan Keramat Basirih yang merupakan kawasan cagar budaya dan juga tempat peziarah, sering sekali dikunjungi masyarakat dari dalam dan luar daerah, namun zuriat kubah basirih menolak kalau kawasan ini dijadikan komoditas politik paslon Walikota dan wakil walikota yang maju dalam Pilwali 2020.

Penegasan tersebut diungkapkan langsung oleh zuriat Habib Basirih yaitu H Abdul Mun’iem yang merupakan salah satu buyut Habib Basirih H Abdul Mun’iem kepada wartawan.

Menurut sebagai warga Banjarmasin yang saat ini akan melaksanakan Pilkada, dirinya sangat mendukung pelaksanaan Pilkada 2020, namun diingatkannya pula agar kawasan makam Habib Basirih jangan dijadikan sebagai komoditas politik, atau mengatas namakan Habib Basirih untuk meraub suara.

Sehingga pihaknya dari keluarga besar zuriyat Habib Hamid Bin Abbas Bahasyim (Habib Basirih) menegaskan jika kawasan cagar budaya dan wisata religi Kubah Basirih bebas dari kegiatan politik alias tidak diperkenankan melakukan kegiatan selain ziarah.

“Kami zuriyat Habib Basirih menegaskan jika di lingkungan kubah Habib Basirih tidak diperkenankan melakukan kegiatan politik. Jika ingin berziarah kami persilakan,” ucapnya.

Dikatakan H Abdul Mun’iem, pihaknya dengan segala kerendahan hati meminta kepada semua pasangan calon, tim sukses calon, untuk menjaga dan menghormati netralitas kawasan Kubah Habib Basirih dari kegiatan politik.

“Kami sudah bekerjasama dengan Bawaslu Kota Banjarmasin, memasang imbauan yang isinya meminta tidak menjadikan kawasan kubah Basirih yang di dalamnya ada tempat ibadah dan sekolah,” terangnya.

Pihaknya juga mengimbau, lanjut Abdul Mun’iem, agar pasangan calon tidak melakukan pengerahan massa dan pemasangan alat peraga kampanye di lingkungan wisata kubah Basirih.

“Silakan saja jika ada zuriyat atau keluarga yang mendukung satu calon, namun jangan membawa kegiatan politik di kawasan kubah Basirih. Datu Basirih (Habib Hamid Bin Abbas Bahasyim) milik semua warga Banjarmasin,” tandasnya.

Penulis: Fanie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed