oleh

Warga Protes Akses Jalan Ditutup Oleh Kontraktor

Ketua Perkumpulan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum “Eka Hapakat”  Sudirman, SH (foto: zainal/brt)

Sampit, BARITO– Kisruh pembangunan pasar Mangkikit antara pengembang dengan pedagang soal harga kios yang akan ditempati, menimbulkan protes warga. Timbulnya protes disebabkan ditutupnya akses jalan utama bagi warga keluar menuju jalan Pangeran Antasari oleh pengembang.

Bukan itu saja, drainase (parit) juga ikut ditutup oleh pihak pengembang (kontraktor) pasar Mangkikit.

Ketua Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Eka Hapakat, Sudirman, SH ditemui Barito Post mengungkapkan, mereka mendapat kuasa dari warga RT 1 dan RT 2, Kelurahan MB Hulu, kecamatan Ketapang Sampit. Dalam surat kuasanya mereka warga yang bermukim tepatnya di belakang pembangunan pasar Mangkikit, merasa keberatan dengan ditutupnya jalan dan drainase di pemukiman mereka.

Dari pengakuan warga kepada Sudirman, sebelum pembangunan dimulai, area ditutup pagar seng oleh pengembang, alasannya pengembang waktu itu penutupan jalan dan drainase hanya sementara saja.

Namun setelah pembangunan pasar Mangkikit hampir rampung, ternyata penutupan jalan dan drainase itu berbentuk permanen (beton). Karena janji tidak ditepati akhirnya warga berkeinginan untuk demo kepada pengembang (kontraktor), tetapi oleh Sudirman meminta kepada warga tidak melakukan demo.

“Benar dulu mereka itu mau berdemo atas ditutupnya jalan dan drainase itu, tapi saya sarankan jangan, dan mereka pun mengikuti saran saya,” terang Sudirman, Kamis (25/10) di kantornya.

Melalui LKBH Eka Hapakat atas kuasa warga, Sudirman bersama dua rekannya melaporkan permasalahan ini kepada Disperindag Kotim. Dari pertemuan tersebut pihak Disperindag Kotim akan memerintahkan pengembang (kontraktor) pasar Mangkikit untuk segera membuka jalan dan drainase yang ditutup itu.

“Kami sudah laporkan kepada Disperindag Kotim, mereka dalam waktu dekat ini akan memerintahkan pengembang membuka jalan dan drainase yang dibuat oleh PU itu,” pungkas Sudirman. zai/ahy

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed