oleh

Tenaga Guru Pendidikan Khusus Masih Kurang

Abdul Rahim

Banjarmasin, BARITO – Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan Abdul Rahim mengungkapkan di Kalimantan Selatan masih kekurangan tenaga pengajar pendidikan khusus. Karena itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada sekolah inklusi, SLB dan lainnya untuk mengajukan permohonan kekurangan tenaga pengajar pendidikan khusus tersebut.

Diakui Abdul Rahim, pihaknya di provinsi mendengar adanya keluhan kekurangan guru pendidikan khusus di Kalsel.

Karena masih kurangnya tenaga guru pendidikan khusus ini, lanjutnya, pihaknya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota di Kalsel, yang kekurangan tenaga guru pendidikan khusus tersebut, agar mengirimkan permohonan kekurangan tenaga pengajar itu kepada pihaknya.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel siap memenuhi kekurangan tenaga guru pendidikan khusus tersebut berdasarkan permohonan pemerintah kabupaten/kota yang memiliki sekolah inklusi, SLB dan lainnya,” ucap Abdul Rahim kepada Barito Post di Banjarmasin, Selasa (3/12/2019).

Untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidikan khusus itu, tukasnya, kami di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi ini memiliki cara untuk memenuhi kekurangan itu di Kalsel.

“Caranya dengan mengangkat karyawan kontrak atau dengan perjanjian kerja,” sebutnya.

Dijelaskannya guru pendidikan khusus tenaga kontrak inilah yang akan menutupi kekurangan guru pendidikan khusus di Kalsel.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel siap memenuhi kebutuhan hak dan kewajiban semua warga yang ingin mendapatkan pendidikan, termasuk pelajar berkebutuhan khusus yang ada di Kalsel,” pungkasnya.

penulis : sopian

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed