oleh

Temuan Bayi Laki-Laki Gegerkan Ponpes Al Mursyidul Gambut

TEMUAN BAYI-Inilah bayi laki-laki yang ditemukan di samping pondok Al Mursyidul Gambut, Senin pagi. (foto:ist)

Banjarmasin, BARITO

Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mursydul Amin Desa Makmur RT 01 Kecamatan  Gambut Kabupaten  Banjar digegerkan dengan temuan bayi laki-laki dalam keadaan hidup dan sehat di samping pondok tersebut, Senin (24/9) sekitar pukul  06.30 Wita. Bayi itu diletakan di dalam satu ember plastik berwarna abu-abu dengan ditutupi dengan satu rok panjang warna biru yang ada bercak darahnya dan kotoran bayi.

Temuan bayi itu bermula dari Nida Norfitriani (19) dan Siti Aminah (18), siswi Aliyah saat kedua saksi tersebut hendak membersihkan rumput di samping pondok asrama putri. Kemudian mereka mendengar tangisan bayi yang berasal dari tumpukan kursi kayu bekas di ember plastik itu.

Kedua pelajar warga asal  Anjir Km 18 Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kelayan A Gang 12 Banjarmasin Selatan inipun memberitahukan kepada  temannya, Nor Hafifah (18) dan Nor Zakiah (20) untuk ikut melihat temuan bayi itu.

Selanjutnya saksi Nida dan saksi Zakiah mengangkat dan membawa ember tersebut ke Kantor pengawas asrama Putri. Kemudian mereka melaporkan kepada Pengawas asrama putri H Tantowi Jauhari (68). Ketika saksi membuka kain rok panjang warna biru yang berada dalam ember ternyata ternyata berisikan seorang bayi laki-laki yang tali pusatnya masih melekat di tubuhnya dan ada lemak dan bercak darah.

Kemudian H Tantowi Jauhari  membawa bayi tersebut Ke Puskesmas Desa Makmur dan selanjutnya diberikan perawatan oleh  Hijratun Nisa (38) selaku Bidan Desa. Setelah dilakukan perawatan, bayi dibawa ke Polsek Gambut dan untuk sementara bayi dirawat oleh anggota Bhayangkari Polsek Gambut bernama  Emil Fahrurrazi (30), Saat ini kondisi bayi tersebut dalam keadaan sehat walafiat.

Kapolsek Gambut Polres Banjar AKP Purnoto mengatakan, pihaknya sudah mengamankan barang bukti satu ember plastik warna abu-abu dan satu celana rok panjang berwarna biru dan ada bercak darah serta satu tali pusat. “Bayi terlahir dalam keadaan sehat berjenis kelamin laki-laki dan saat ditemukan tali pusar bayi masih melekat di tubuhnya. Bayi lahir dengan normal dengan berat 2,5 kg dan ±30 cm dan kini dirawat oleh anggota Bhayangkari Polsek Gambut, Emil Fahrurrazi,”sebutnya. ndy/mers

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed