oleh

Tanbu Masih Dominasi Panahan

-Sport Barito-1.374 views
Ketua Perpani Kalsel, Syamsul Rizal, sedang memanah yang menandai dimulainya Kejurprov Panahan 2018 di GOR Hasanudin HM Banjarmasin. (foto: ist/brt)

Banjarmasin, BARITO – Sesuai agenda Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kalimantan Selatan (Kalsel), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan mulai digelar kemarin, Sabtu (10/11) di Arena Panahan GOR Hasanuddin HM.

Kejurprov yang digelar selama satu pekan itu diikuti peserta dari 13 kabupaten dan kota sebagai ajang seleksi menuju Pra PON 2019.

Ketua Perpani Kalsel, Syamsul Rizal mengatakan, Kejurprov kali ini sudah menjadi agenda tahunan Perpani Kalsel, dan melalui Kejurprov ini maka atlet panahan Kalsel memilikih wadah menguji kemampuannya.

Selain itu, kejuaraan ini juga persiapan menuju Kejurnas Panahan serta seleksi Pra PON yang bakal di laksanakan di 2019 mendatang.

“Kita berharap muncul bibit pemanah baru melalui kejuaraan ini, dan nantinya bisa mewakili Kalsel di tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan hasil sementara Kejurprov Panahan, pemanah Tanah Bumbu nampaknya masih cukup mendominasi. Hal ini dibuktikan atlet panahan Tanbu, Ardiansyah yang berhasil membuka kemenangan di dua sesi dengan dua medali emas ditambah satu perak di nomor compound 50 meter putra.

Pelatih Panahan Tanbu, M Ali mengatakan, untuk nomor panahan nama Ardiansyah sebenarnya sudah tidak asang lagi dalam merebut medali. Ardiansyah dikenal sebagai salah satu pemanah terbaik Kalsel saat ini serta peraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tabalong 2017 kemarin.

Dengan kemampuan Ardiansyah, diyakininya bahwa Tanbu kembali mampu menjadi juara umum pada Kejurprov tahun ini, mengingat ada beberapa atlet panahan muda Tanah Tanbu yang juga mengalami kemajuan seperti halnya Aldi Yudha.

“Namun, secara keseluruhan, atlet mengalami perkembangan, jadi tak hanya satu kabupaten saja yang berpeluang, kabupaten atau kota lain pun kini mulai mampu maju,” katanya.

Perkembangan panahan inilah yang diharapkannya bisa terjadi di Kalsel, karena sejauh ini dominasi untuk panahan masih di Tanbu, namun sekarang sudah ada mulai mendekati dan memecahkan dominasi tersebut. tol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed