oleh

Tak Target Juara, Barito Ingin Prestasi Tinggi

Rekrut Pemain Naturalisasi, Asing dan Bintang Muda

Banjarmasin, BARITO Setelah terkesan senyap dalam melakukan perburuan pemain untuk mengarungi Liga 1 tahun 2020, manajemen Barito Putera akhirnya mengekspose skuadnya di hadapan Barito Mania dan wartawan, Kamis (16/1) malam.

Salah satu yang diperkenalkan Owner sekaligus Manajer Barito Putera Hasnuriyadi Sulaiman, adalah pemain naturalisasi Onorionde Kughegbe John atau O.K. John (36 tahun), yang akan memperkuat lini belakang Laskar Antasari.

OK John adalah pemain sepakbola asal Nigeria yang pernah memperkuat Persebaya dan terakhir Kalteng Putra. Pria kelahiran Lagos 22 Juli 1983 , memiliki tinggi badan 1,83 meter, itu hampir pasti menjadi bagian tim Barito Putera.

“OK John menjadi pemain naturalisasi yang sudah menyatakan bersedia bergabung dan segera melakukan teken kontrak,” ujar Hasnuryadi, dalam acara yang berlangsung di kediamannya, Jalan Kampung Melayu Darat, Banjarmasin.

Sebagai pemain belakang, OK John  nantinya bersinergi dengan Cassio Francisco De Jesus, asal Brasil, memperkokoh benteng pertahanan Laskar Antasari. “Cassio De Jesus masih bersama kita untuk musim depan dan bisa bekerjasama dengan OK John,” ucapnya.

Mengenai pemain rekrutan baru lainnya, Hasnur belum mau terbuka.‘’Kita tak mengumumkan sebelum teken kontrak. Insya Allah, pekan depan kalau sudah teken kontrak kita umumkan,’’ ujarnya.

Sebelumnya, saat memimpin latihan perdana Laskar Antasari di Stadion Demang Lehman Martapura, Kamis (16/1) sore, pelatih kepala Djajang Nurjaman menyebutkan,gelandang Bhayangkara FC, Ilham Udin Armaiyn, dalam waktu dekat akan bergabung Barito Putera.

Tadinya, eks gelandang Timnas Indonesia itu dijadwalkan ikut latihan perdana Barito Putera di Stadion Demang Lehman.Namun, imbuh Djajang, karena terkendala transportasi, maka Ilham batal ikut latihan.

Menurut Djanur, begitu pelatih berusia 60 tahun ini disapa, Ilham tak mendapatkan kapal untuk menyeberang.“Dia kan di Ternate, Maluku. Untuk dapat terbang berpesawat harus menyeberang dulu menggunakan kapal.Kapalnya itu tidak (ada) tiap hari katanya,” ungkap Djanur.

Lebih lanjut, Hasnuriyadi juga mengungkapkan, tim pelatih pada Liga 1 musim 2020, di mana  Djadjang Nurdjaman tetap menjadi pelatih kepala.

‘’Coach Djadjang Nurdjaman diberi kepercayaan untuk memegang tim selama tiga musim,’’ ujarnya.

 

Meski tidak menetapkan target juara pada Liga 1 2020,  Hasnur berharap mantan pelatih Persib dan Persebaya tersebut dapat memberikan prestasi tinggi bagi tim kebanggaan orang Kalimantan Selatan ini.

“Seperti disampaikan para suporter kita tadi, kami rindu juara.Kalau bisa secepatnya,” ujarnya.

Kendati demikian, Hasnur menyatakan percaya, Djadjang Nurdjaman dapat membawa Barito Putera berprestasi karena kiprahnya di liga nasional tidak diragukan lagi.

“Bahkan, coach  Djajang dapat menyelamatkan tim kita dari degradasi musim kemarin,” pungkasnya.

Dalam acara itu, Djajang pun memperkenalkan langsung timnya, yakni Asisten Pelatih 1 tetap diduduki Yunan Hilmi dan pelatih kiper tetap dipercayakan kepada Ismairi.

Sementara untuk Asisten Pelatih 2, imbuh dia, diduduki pendatang baru Yusuf Prasetyo dan pelatih fisik dipercayakan kepada Dino Suprianto yang sebelumnya pernah melatih di klub Badak Lampung.

Djadjang juga menyatakan, timnya akan diisi 25 pemain untuk musim akan datang. Diantaranya, ada 13 pemain lama dan 12 pemain baru. ‘’Kita akan memakai empat pemain asing dan satu pemain naturalisasi, yakni, Onoriode atau akrab dikenal sebagai O.K John,’’ bebernya.

Diantara pemain lama yang masih bertahan, adalah Aditya Harlan, Muhammad Riyandi, Dandi Maulana, Rizky Pora, Sarahil, Bayu Pradana,  dan Nazar Nurzaidin.

Selain itu, Barito Putera merekrut pemain nuda binannya untuk memperkuat klub senior,seperti Kahar Musakar, Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi.

Dalam ekspose tadi malam, Hasnuriyadi juga memperkenalkan Mundari Karya, menggantikan dirinya sebagai manajer. Hasnur sendiri akan fokus sebagai owner.

Juga diumumkan bahwa Syarifudin Ardasa tidak lagi menjabat Asisten Manajer.

Kepada wartawan, Mundari karya mengatakan, pihaknya tidak lagi tergiur merekrut pemain bintang untuk memperkuat Laskar Antasari.

Pada Liga 1 musim lalu, dengan bertabur bintang, Barito Putera malah terseok-seok di persaingan kompetisi.Bahkan, sempat terancam degradasi.

‘’Belajar pengalaman musim 2019, kita ingin mencetak pemain bintang dengan mengorbitkan pemain muda,’’ demikian Mundari Karya.

Penulis: Tolah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed